Gagal di MotoGP 2020, Maverick Vinales Salahkan Motor Baru

Maverick Vinales menyesal kenapa tidak memakai motor 2019 pada MotoGP 2020. Dia meyakini hasilnya bakal lebih bagus dari sekarang.

Diterbitkan 15 November 2020, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Valencia- Maverick Vinales seperti pembalap Yamaha lainnya meyakini motor anyar di 2020 menjadi kesalahan besar di MotoGP musim ini. Dia mengaku seharusnya memilih motor 2019 untuk ikut balapan di 2020.

Yamaha sudah memenangkan enam seri dari 12 seri yang sudah dilombakan di MotoGP 2020. Namun penampilan yang terus menurun dari Vinales dan Fabio Quartararo membuat Yamaha terancam gagal segalanya.

Bukti nyata kegagalan motor 2020 bisa dilihat dari hasil Franco Morbidelli. Pembalap Petronas Yamaha ini meraih hasil gemilang, termasuk meraih pole di MotoGP Valencia hari ini.

Morbidelli raih pole, Vinales keenam, Quartararo ke-11 dan Valentino Rossi ke-16. Alhasil, Morbidelli hanya butuh 8 angka saja untuk menjadi pembalap Yamaha dengan poin tertinggi di MotoGP.

"Buat saya yang paling penting sekarang yaitu bagaimana pahami apa yang harus dilakukan tahun depan, utamanya masalah di grip ban belakang," ujar Vinales soal hasil MotoGP 2020 seperti dikutip crash.

 

Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini:

Masalah Lama

Yamaha kesulitan untuk memecahkan masalah grip di ban belakang. Ini sudah terjadi sejak 2019.

"Masalah kami sama yaitu saat geber gas ban belakang tergelincir. Namun kami membaik di beberapa area dan itu bikin saya pede. Secara umum saya bahagia," ujar Vinales.

"Kami membaik saat mengerem dan masuk tikungan, tapi kami ogah akselerasi setelah FP1 karena kalau lakukan itu, kami akan kehilangan grip."

 

Rossi Beda Pendapat

Sementara itu, pendapat berbeda diungkap Valentino Rossi. Pembalap Monster Energy Yamaha ini menilai tak banyak perbedaan antara motor 2019 dan 2020.

"Buat saya rasanya saama saja. Jadi masalahnya bukan karena motor baru lebih buruk dari yang lama, tapi masalahnya masih sama. Jadi kami tak mampu melangkah lebih jauh," ujarnya.

 

Perubahan Sia-Sia

 

Sedangkan Quartararo lebih kritis lagi. Dia menilai perubahan besar yang dilakukan Yamaha tak memberi banyak perubahan.

"Kami melakukan perubahan besar karena kami yakin ini bakal berhasil. Tapi setiap kali kami berpikir begitu, hasilnya sama saja," ujarnya.

Klasemen MotoGP

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

class="views-table cols-2" style="height: 580px;" width="415"> 1 Joan Mir Team Suzuki Ecstar 162 2 Fabio Quartararo Petronas Yamaha SRT 125 3 Alex Rins Team Suzuki Ecstar 125 4 Maverick Vinales Monster Energy Yamaha MotoGP 121 5 Andrea Dovizioso Mission Winnow Ducati Team 117 6 Franco Morbidelli Petronas Yamaha SRT 117 7 Pol Espargaro Red Bull KTM Factory Racing 106 8 Takaaki Nakagami LCR Honda IDEMITSU 105 9 Jack Miller Pramac Racing 92 10 Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 90 11 Danilo Petrucci Mission Winnow Ducati Team 77 12 Brad Binder Red Bull KTM Factory Racing 76 13 Johann Zarco Avintia Ducati 71 14 Alex Marquez Repsol Honda 67 15 Valentino Rossi Monster Energy Yamaha MotoGP 58 16 Francesco Bagnaia Pramac Racing 42 17 Iker Lecuona Red Bull KTM Tech3 27 18 Aleix Espargaro Aprilia Racing Team Gresini 27 19 Cal Crutchlow LCR Honda Castrol 26 20 Stefan Bradl Repsol Honda 16 21 Bradley Smith Aprilia Racing Team Gresini 12 22 Tito Rabat Avintia Ducati 10 23 Michele Pirro Pramac Racing 4 24 Lorenzo Savadori Aprilia Racing Team Gresini 0 25 Marc MarquezRepsol Honda 0

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan