Sukses

Pulang ke Tottenham, Gareth Bale Disebut Gagal di Real Madrid

Liputan6.com, Madrid - Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon ikut mengomentari kepindahan Gareth Bale ke Tottenham Hotspur. Calderon mengakui, Bale kurang bersinar bersama Real Madrid.

"Sering terjadi seperti itu, pemain yang bersinar di satu klub malah melempem di klub lainnya," kata Calderon seperti dilansir Sportskeeda.

"Saya tidak tahu, sungguh ini bukan transfer yang sukses dan amat sangat disayangkan karena Bale pemain yang sangat bagus," ujarnya menambahkan.

Seperti diketahui, Bale kabarnya bakal kembali ke Spurs setelah tujuh musim berkostum Real Madrid. Di musim lalu, Bale tak lagi menjadi andalan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Enam musim menjadi andalan, Bale mulai terpinggirkan di musim 2019/20. Ia juga terlibat konfrontasi dengan Zidane, yang membuatnya kerap dicadangkan.

 

 

2 dari 5 halaman

Terbebani Harga

Bale bergabung ke Real Madrid dari Spurs pada musim 2013/14 dengan mahar 91 juta euro. Itu membuat Bale sempat menjadi pemain termahal di dunia.

Calderon mengakui, harga tersebut membuat Bale terbebani. Apalagi harga itu lebih mahal daripada yang dibayarkan Real Madrid saat mendatangkan Cristiano Ronaldo dari MU pada musim 2009/10.

"Mereka (fans, red) berpikir dia akan leih baik dari Ronaldo dan di saat bersamaan, Bale malah sering cedera dan dia kurang beruntung," katanya.

3 dari 5 halaman

Opsi Terbaik

Lebih lanjut, Calderon pun menilai kembali ke Spurs adalah pilihan terbaik bagi Bale dan Real Madrid. Pasalnya, Calderon menganggap Bale bisa menjadi sosok utama di sana.

"Dia ingin menjadi pemain yang penting. Ini pilihan terbaik bagi semua dan Spurs," kata Calderon mengakhiri.

4 dari 5 halaman

Statistik Bale di Real Madrid

2013/14 -2019/20: 251 main, 105 gol

Trofi

Liga Spanyol: 2

Copa del Rey: 1

Piala Super Spanyol: 1

Liga Champions: 4

Piala Super Eropa: 2

Piala Dunia Antarklub: 3

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Real Madrid di Bawah Ini