Kemenparekraf Bangkitkan Pariwisata Batam Lewat Gerakan BISA

Kemenparekraf kini menyambangi Belakang Padang di Batam untuk melanjutkan program Gerakan BISA.

Diperbarui 30 Juli 2020, 14:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kemenparekraf mencoba untuk bangkitkan kembali pariwisata di Batam lewat Gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) yang dinisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Kali ini gerakan BISA ddigelar di Kecamatan Belakang Padang, Batam, Rabu-Kamis (29-30/07/2020).

Gerakan BISA merupakan kegiatan padat karya yang bertujuan untuk meningkatkan peran pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini khususnya ditujukan untuk menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan di destinasi untuk memasuki masa adaptasi kebiasaan baru.

Analis Perencanaan SDM dan Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf Guntur Sakti, yang mewakili Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, menyampaikan Gerakan BISA bertujuan untuk mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang terdampak untuk mewujudkan nilai-nilai Sapta Pesona; aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan.

"Karena, hal ini sangat penting untuk menarik wisatawan serta mendorong perbaikan indikator Health and Hygiene dan Safety and Security di lingkungan destinasi pariwisata, serta dapat meningkatkan peringkat Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia di Travel and Tourism Competitiveness Index," ujar Guntur seperti rilis yang diterima media.

Menurutnya, melalui Gerakan BISA Kemenparekraf diharapkan para pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat cepat berdaptasi dengan tatanan atau kebiasaan baru sesuai dengan prinsip higiene dan sanitasi yang baik.

"Seperti menjaga destinasi pariwisata dengan menjaga kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan. Kalau kampung kita tak bersih, indah, sehat, aman, jangan harap wisatawan mau kesini," katanya.

 

Saksikan video Kemenparekraf berikut ini:

Program Presiden

Kasubid Kelembagaan Regional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamal Rimosan, mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari Presiden yang diturunkan kepada Kemenparekraf. Di masa new normal beradaptasi kebiasaan baru diterjemakan dalam bentuk program besar, ada kebersihan, kesehatan, keselematan, dan kelestarian lingkungan yang diterapkan dalam Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman).

"Gerakan ini untuk memberikan semangat kepada kita dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru, Kita harus menyiapkan destinasi BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) untuk wisatawan sehingga mereka merasa nyaman datang ke objek wisata," katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pelaksanaan Gerakan BISA juga merupakan bagian dari upaya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio yang mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif optimis agar dapat segera bangkit dari tekanan pandemi Covid-19. Caranya dengan menjalankan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum. Ini harus diterapkan di sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan