Sukses

Tunggu Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia, PSSI Minta Klarifikasi Langsung

Liputan6.com, Jakarta - PSSI bakal meminta klarifikasi dari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terkait pernyataan kontroversialnya kepada salah satu media Korea Selatan.

Menurut Plt Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, pihaknya akan menunggu Shin Tae-yong kembali ke Indonesia agar bisa berbicara langsung dan tidak kembali membuat gaduh di media.

"Kami akan menunggu. Saat STY (Shin Tae-yong) datang (ke Indonesia), kami akan meminta ‘statement’. Apa benar yang dia sampaikan ke media Korea Selatan?" ujar Yunus Nusi, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan media Korea Selatan, Shin Tae-yong mengkritik dan menyatakan ketidakpuasannya terhadap PSSI. Selain itu, pelatih berusia 51 tahun tersebut juga mempertanyakan sikap seenaknya Indra Sjafri.

Situs resmi PSSI sendiri menerbitkan klarifikasi Indra Sjafri terkait pernyataan Shin Tae-yong. Yunus Nusi sendiri merasa klarifikasi yang dilakukan Indra Sjafri perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Selain itu, Yunus Nusi juga menganggap apa yang diberitakan media Korea Selatan sebelumnya masih harus dipastikan, apakah itu keluar langsung dari mulut Shin Tae-yong.

 

2 dari 3 halaman

Surati Shin Tae-yong

"Awalnya kami tidak meminta klarifikasi, tetapi media memborbardir. Jadi kami klarifikasi masa kami diam saja," kata pengganti sementara Ratu Tisha ini.

PSSI sendiri telah mengirim surat elektronik kepada Shin Tae-yong untuk datang ke Indonesia. Induk organisasi sepak bola tanah air itu berharap eks pelatih Timnas Korea Selatan tersebut sudah tiba di Indonesia pada 29 Juni 2020.

3 dari 3 halaman

Menanti Shin Tae-yong

Yunus Nusi tidak ingin Shin Tae-yong lebih dulu mengklarifikasi pernyataannya di media ketimbang ke PSSI. Oleh karena itu, PSSI benar-benar menanti Shin Tae-yong kembali ke Indonesia.

"Iya, nanti STY (Shin Tae-yong) dapat fasilitas yang sama. Kami akan menunggu dia datang, jangan hanya dari telepon, media. Tidak baguslah," tegas Yunus Nusi.