Sukses

Marc Marquez Mengklaim Tak Pernah Pilih-pilih Rekan Setim

Jakarta Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, konsisten tampil superior sejak promosi ke MotoGP pada 2023. Marquez juga mengklaim tak pernah pilih-pilih rekan setim karena yakin terhadap kemampuannya sendiri. 

Sejak berkiprah di ajang MotoGP, pembalap asal Spanyol tersebut telah mengoleksi enam gelar juara dunia. Artinya, Marc Marquez hanya sekali gagal merajai MotoGP sejak promosi tujuh tahun lalu. 

Momen yang tak biasa itu terjadi pada musim 2015. Saat itu, Baby Alien hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir, kalah bersaing dengan Jorge Lorenzo yang merebut titel juara dunia. Posisi runner up ditempati oleh Valentino Rossi. 

Dalam sesi wawancara di Red Bull, Marquez mengatakan mengatakan tahun 2013 merupakan titik balik dalam kehidupannya, tepat ketika memastikan menjadi pembalap MotoGP. 

"Bagi saya perubahan terjadi pada 2013 saat promosi ke MotoGP. Bahkan saat Anda tak mau, konsep kehidupan mengubah Anda," ujar Marquez, seperti dilansir Tuttomoriweb, Kamis (4/6/2020). 

Kiprah brilian Marquez membuat Honda dengan yakin menyodorkan kontrak jangka panjang kepadanya. Pembalap asal Catalan itu terikat di Repsol Honda hingga 2024. 

Saking besarnya pengaruh Marc Marquez di Honda, ada rumor yang menyebut dirinya turut memutuskan siapa yang akan menjadi rekan setimnya. Namun, rumor tersebut dibantah Marquez. 

 

2 dari 2 halaman

Tak Pernah Memveto

Marquez dengan tegas menyatakan tak pernah memveto keputusan Honda terkait pembalap yang ditunjuk jadi rekan setimnya. 

"Saya ingin merasa nyaman dan bahagia. Jika saya merasa begitu, mengapa saya harus berubah," kata Marquez tentang kontrak jangka panjangnya di Honda. 

"Selain itu, sepanjang karier saya tak pernah memveto soal rekan setim, karena itu malah menunjukkan ketakutan." 

"Saya pernah bersama Dani Pedrosa yang merupakan juara hebat, ada Jorge Lorenzo, dan sekarang adik saya (Alex Marquez), juara dunia Moto2," tegas Marquez. 

Sumber: Tuttomoriweb

Disadur dari: Bola.com (penulis/editor, Yus Mei Sawitri, published 3/6/2020)