5 Wonderkid di Bundesliga Selain Kai Havertz dan Jadon Sancho

Bundesliga menjadi gudangnya para pemain muda penuh potensial.

Diterbitkan 01 Juni 2020, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Performa Palacios tidak luput dari perhatian Timnas Argentina. Pada Agustus 2018, ia menerima panggilan pertamanya dari timnas senior.

Sebelum bergabung dengan Leverkusen, Palacios telah bergelimang gelar bersama River Plate. Di antaranya tiga Copa Argentina, satu Copa Libertadores. Total, ia membukukan 10 gol dan 11 assists untuk River Plate.

Posisi asli Palacios adalah gelandang tengah. Namun, ia bisa menjadi pemain nomor enam atau sepuluh. Dalam beberapa musim ke depan, ia digadang-gadang bakal menarik perhatian raksasa Eropa.

"Palacios adalah gelandang yang berbakat secara teknis. Dia sangat cocok untuk tim kami dan gaya bermain kami," kata Rudi Voller, Direktur Utama Leverkusen untuk bagian Olahraga, dinukil dari laman Bundesliga.

Lukas Klostermann (RB Leipzig)

Lukas Klostermann adalah mutiara berharga lainnya dari Bundseliga. Bek sayap berusia 23 tahun itu telah enam tahun memperkuat Leipzig.

Bersama Leipzig di musim ini, Klostermann tampil dalam 26 laga dan mampu mencetak tiga gol. Ia juga merupakan bagian dari Timnas Jerman.

Mantan pelatih Leipzig, Alexander Zorniger menganggap Klosterman sebagai bek sayap yang punya kecepatan untuk menghentikan penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe.

"Kecepatannya adalah senjatanya. Dia berkembang dengan sangat luar biasa," kata Zorniger dinukil dari Goal Internasional.

Belum lama ini, Leipzig baru memperpanjang kontrak Klostermann hingga 2024 mendatang. Sebelumnya, Bercelona dan Bayern Munchen digosipkan tertarik kepadanya.

Dayot Upamecano (RB Leipzig)

Leipzig tidak habis-habisnya menelurkan pemain muda bertalenta. Setelah Klostermann, armada Julian Nagelsmann itu memiliki Dayot Upamecano.

Upamecano adalah seorang bek tengah berusia 21 tahun. Pemain asal Prancis itu dirumorkan dalam rebutan dua klub Premier League, Arsenal dan Manchester United.

Wajar jika dua klub tersebut menginginkan Upamecano. Pasalnya, di usianya yang masih muda, mantan pemain RB Salzburg ini telah mampu mengunci tempat reguler di Leipzig.

Pada musim ini, Upamecano tampil dalam 23 pertandingan bersama Leipzig. Ia enam kali diganjar kartu kuning dari jumlah tersebut.

Marcus Thuram (Borussia Monchengladbach)

Marcus Thuram adalah anak dari legenda Timnas Prancis dan Juventus, Lilian Thuram. Pemain berusia 22 tahun ini baru semusim memperkuat Borussia Monchengladbach.

Sebagai seorang winger, Thuram cukup produktif. Pemain berpostur 189 cm ini mampu membuat delapan gol dari 28 laga.

Berkat performanya, sejumlah klub Premier League dan Serie A mulai mengamati Thuram. Kabarnya, Fiorentina menjadi tim yang paling serius mendekatinya. Liverpool juga sempat dikabarkan berminat terhadapnya.

Giovanni Reyna (Borussia Dortmund)

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Gio Reyna (@gioareyna) on

Jika Jadon Sancho jadi pergi, Borussia Dortmund tidak perlu repot-repot mencari penggantinya. Gelandang asal Amerika Serikat, Giovanni Reyna, telah siap mengisi posisinya.

Reyna, 17 tahun, baru mencatatkan debutnya di Bundesliga pada Januari lalu. Ia menjadi pemain Amerika Serikat termuda yang bermain di kasta teratas Liga Jerman ini.

Saat tampil di Liga Champions pada Februari lalu menghadapi PSG dan memberikan assist bagi Haaland, Reyna juga tercatat sebagai pemain Amerika Serikat termuda yang tampil dan mencetak assist pada turnamen tersebut.

Masa depan Reyna diyakini akan sangat cerah mengingat di usianya yang masih bau kencur, ia telah menjadi bagian skuat senior Dortmund. Namun, nasibnya di Signal Iduna Park masih gelap sebab kontraknya bakal berakhir pada tahun depan.

 

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Thomas, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan