2. Jenis Kelamin dan Usia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174926/original/030259800_1594279054-backfill-HL3.jpg)
Penyebab penyakit kanker hati selanjutnya yaitu karena adanya faktor jenis kelamin dan usia. Jenis kelamin? Mungkin Anda cukip bertanya-tanya. Namun, ternyata orang-orang yang memiliki jenis kelamin pria justru lebih tinggi risikonya untuk terkena kanker hati. Bahkan beberapa kasus kanker hati umumnya dialami oleh para pria dibanding wanita.
Akan tetapi, hal ini sebenarnya bisa di minimalisir, apabila ada perbaikan dari gaya hidup sehari-hari. Mengingat gaya hidup sendiri yang tidak sehat akan menjadi penyebab penyakit kanker hati paling besar, bahkan bagi orang yang tidak berisiko sekalipun. Selain itu, semakin bertambahnya usia juga meningkatkan risiko dari penyakit kanker hati tersebut. oleh karena itu, usahakan selal menjaga kesehatan yang diawali dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat.
3. Pil KB
Pil KB ternyata cukup berisiko meningkatkan timbulnya tumor jinak pada hati. Tumor ini memiliki sebutan adenoma hati. Namun, belum dapat dipastikan, apakah faktor pil KB ini merupakan faktor langsung yang dapat menyebabkan kanker hati tersebut, mengingat masih minimnya penelitian mengenai hal ini.
Namun, Anda tidak perlu khawatir, selama konsumsi pil KB tersebut dalam takaran yang sesuai anjuran dokter, serta diimbangi dengan gaya hidup sehat, maka risiko munculnya penyakit kanker hati karena pil KB ini bisa ditekan.
4. Steroid Anabolik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1455245/original/075464400_1483448417-health_highlights_steroid_sembarangan_bahaya_efek_samping.jpg)
Salah satu penyebab yang cukup serius akibat penggunaan obat-obatan adalah penggunaan obat berjenis steroid anabolik. Steroid tersebut biasanya digunakan oleh atlet binaraga dengan tujuan meningkatkan massa otot. Padahal, steroid anabolik tersebut merupakan zat yang sangat ilegal. Dan apabila digunakan dalam jangka panjang maka dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker hati.
5. Merokok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2232698/original/020213200_1527679513-iStock-462304285.jpg)
Merokok mungkin sangat sulit untuk dihilangkan dari kebiasaan sehari-hari, terutama di Indonesia, yang memang sebagian besar cukainya berasal dari tembakau. Padahal di bungkus rokok tersebut sudah terpampang jelas mengenai berbagai risiko kesehatan yang dapat timbul akibat merokok. Kandungan berbagai zat berbahay pada rokok sangat meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker hati.
Ada ribuan jenis racun berbahaya pada rokok tersebut. memang harga rokok sangat murah di Indonesia, namun hal tersebut tidak sebanding dengan biaya perawatan akibat kebiasaan merokok tersebut. Jadi, kurangi rokok dan mulailah mengonsumsi makanan sehat dan juga olahraga agar tubuh semakin kuat dan terhindar dari berbagai penyakit.
6. Konsumsi Alkohol Berlebihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1665472/original/043527500_1501582618-Vodka6.jpg)
Sebenarnya, konsumsi alkohol sendiri tidak lantas menjadi penyebab kanker hati. Namun, kanker hati akibat alkohol bisa muncul akibat adanya konsumsi alkohol yang berlebihan.
Siriosis merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan kanker hati. Siriosis akan semakin meningkat risikonya apabila konsumsi alkohol terlalu berlebihan.
Karena itu, selalu batasi konsumsi alkohol tersebut, dan akan lebih baik lagi jika Anda menghindarinya, karena selain berisiko menjadi penyebab penyakit kanker hati, alkohol juga meningkatkan risiko penyakit lain pada tubuh.
(Fakhriyan Ardyanto)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2903826/original/071762900_1567757672-checking-checklist-daily-report-1001752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/225/original/035002800_1521188792-bsr.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263848/original/006023700_1782021745-000_B7RA6WF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263734/original/051420000_1781976439-063_2282511619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504503/original/041176000_1782425341-063_2283330296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504502/original/063769000_1782425340-000_B8CR3CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483312/original/039727300_1769365048-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_7.56.32_PM.jpeg)