5 Pemain yang Seharusnya Tidak Dijual MU Setelah Sir Alex Ferguson Pensiun

MU telah melepas beberapa pemain yang sebenarnya bisa dimaksimalkan, setelah Alex Ferguson Pensiun.

Diterbitkan 10 Mei 2020, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Manchester - Manchester United (MU) sudah tujuh tahun ditinggal Sir Alex Ferguson yang memutuskan pensiun. Hanya sedikit yang bisa meramalkan peristiwa yang terjadi dalam tujuh tahun sejak Mei 2013.

Sepanjang tujuh tahun itu, tim Setan Merah mengalami pasang surut. Setelah Alex Ferguson pensiun, MU ditangani lima manajer berbeda.

Mereka adalah David Moyes (2013-2014), Ryan Gigs (2014), Louis van Gaal (2014-2016), Jose Mourinho (2016-2018), dan Ole Gunnar Solskjaer (2018-sekarang).

Selama tujuh tahun itu, MU tak meraih gelar Premier League dan Liga Champions. Mereka hanya merebut Piala FA (2015-2016), Piala Liga Inggris (2015-2016), Community Shield (2016), dan Liga Europa 2016-2017.

Dalam rentang waktu itu pula, pemain datang dan pergi. Ada keputusan transfer yang tepat, ada pula yang menjadi blunder hingga menimbulkan kritikan keras dari suporter.

Di bawah ini, lima pemain MU yang seharusnya tidak dijual, setelah era Sir Alex Ferguson berakhir, seperti disadur dari Manchester Evening News.

Memphis Depay

Memphis Depay tiba di Manchester United pada musim panas 2015. Ia disebut-sebut sebagai satu di antara talenta terbesar Eropa setelah bersinar di PSV Eindhoven.

Sebenarnya, Manchester United tidak meragukan kemampuan Depay. Tetapi, di bawah kendali Jose Mourinho, Tim Setan Merah kurang sabar dan melepasnya ke Lyon pada Januari 2017.

Pada waktu itu, Mourinho menilai Depay sering tidak konsisten. Tetapi, banyak pihak meyakini winger Timnas Belanda itu akan menunjukkan bakatnya jika mendapat lebih banyak kesempatan di Old Trafford.

Bersama Lyon, Depay tampil apik dengan mencetak 43 gol dari 102 penampilan.

Ander Herrera

Ander Herrera resmi bergabung ke Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2019. Pemain berusia 29 tahun itu menjelaskan penyebab kepergiannya dari Manchester United.

Mirror, Senin (8/7/2019) menulis Ander Herrera melemparkan tudingan kepada manajemen Manchester United yang dianggapnya gagal bergerak dengan cepat untuk membuatnya bertahan. Padahal, ia masuk skema manajer Ole Gunnar Solskjaer untuk rencana jangka panjang.

Ander Herrera meminta kenaikan gaji senilai 300 ribu paun (Rp5,3 miliar) per minggu. Namun, manajemen Manchester United tidak berniat menggaji dengan nominal yang ia inginkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Buntunya pembahasan kontrak antara Manchester United dengan Ander Herrera dimanfaatkan PSG. Klub yang bermarkas di Paris itu berhasil meyakinkan sang pemain untuk bergabung dengan kontrak lima musim, dan gaji yang diinginkan.

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan