Mathias Boe Sebut 5 Pebulu Tangkis Ini Terhebat, Ada 2 Pemain Indonesia

Berikut ini pebu lutangkis terhebat pilihan Mathias Boe yang dituliskan melalui unggahan di akun Instagramnya.

Diterbitkan 03 Mei 2020, 21:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Kim Dong-moon

"Caranya bermain masih mendefinisikan ganda Korea, 'ayo hancurkan fisik mereka'," kata Mathias Boe tentang Kim Dong-moon. 

Kim Dong-moon merupakan salah satu legenda bulutangkis Korea Selatan. Dia menikmati kejayaan pada periode pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2000-an. Kim dianggap sebagai satu di antara pemain ganda putra dan ganda campuran terbaik dalam sejarah bulutangkis. 

Kehebatan Kim Dong-moon bisa dibuktikan melalui koleksi gelarnya yang sangat bergengsi. Dia mengantongi dua medali emas Olimpiade dan tiga gelar juara dunia.

 

3. Cai Yun

"Terbaik yang terbaik dari ganda putra China. Dia menguasai sisi depan lapangan selama bertahun-tahun, tak ada yang menyamainya," kata Mathias Boe. 

Cai Yun merupakan satu di antara pemain spesialis ganda putra terbaik yang pernah dimiliki China. Selama kariernya, dia reguler berpasangan dengan Fu Haifeng. 

Prestasi Cai Yun di kancah bulutangkis juga mengagumkan. Ia mengoleksi satu medali emas Olimpiade dan empat gelar Kejuaraan Dunia Bulutangkis. 

 

4. Hendra Setiawan.

Nama pemain Indonesia, Hendra Setiawan, ada di posisi keempat pebulutangkis terbaik versi Mathias Boe. Hendra dan Boe kerap berjibaku di lapangan dan sama-sama masih aktif hingga usia yang sudah dianggap tak lagi muda. 

Prestasi Hendra Setiawan di lapangan sangat mentereng. Pada usia 35 tahun, ia telah mengoleksi satu gelar Olimpiade saat berpasangan dengan Markis Kido di Beijing 2008. 

Pemain yang dikenal ramah tersebut juga memiliki empat medali emas dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Hebatnya, Hendra mampu bertahan bersaing di level tertinggi hingga kini. 

Hendra yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan kini masih bercokol di peringkat dua dunia sektor ganda putra. 

 

 

5. Lee Yong-dae

Peringkat kelima di daftar pemain terbaik versi Mathias Boe ditempati pebulutangkis Korea Selatan, Lee Yong-dae. Pemain berusia 31 tahun tersebut sempat gantung raket, tapi akhirnya kembali lagi ke kancah bulutangkis. 

Prestasi Lee juga tidak bisa dianggap remeh. Meskipun belum pernah jadi juara dunia, Lee mengantongi satu medali emas Olimpiade di Beijing 2008. 

"Sektor ganda putra mendapat lebih banyah perhatian berkat pria ini. Benar-benar populer di seluruh dunia, karena kepribadiannya dan tentu saja kemampuan hebat di lapangan," ujar Mathias Boe tentang Lee Yong-dae.  

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan