5 Bek Sayap Kiri Terbaik di Indonesia: Dari Ruben Sanadi Hingga Rezaldi Hehanussa

Stok bek kiri Indonesia tidak begitu melimpah. Namun, masih terdapat beberapa wajah berkualitas pada posisi tersebut.

Diterbitkan 29 April 2020, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ricky Fajrin

Ricky Fajrin dan Rezaldi Hehanussa, dua permata Indonesia di posisi bek sayap kiri. Namun masalahnya, keduanya berposisi sama dengan usia yang identik pula.

Baik Fajrin dan Rezaldi lahir di era Liga 1 2017. Keduanya tampil mencolok bersama Bali United dan Persija Jakarta. Keduanya juga mendapatkan kepercayaan menjadi anggota Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017.

Untuk mengakomodir keduanya, pelatih Luis Milla Aspas saat itu mengorbankan kemampuan asli Fajrin. Dia digeser sebagai bek tengah demi memainkan Rezaldi di posisi bek sayap kanan. Hasilnya tidak begitu mengecewakan. Fajrin yang punya kemampuan bertahan lebih baik, bisa berkolaborasi dengan Rezaldi yang memiliki daya jelajah tinggi.

Belakangan, keduanya kerap diterpa cedera. Namun, Fajrin lebih beruntung. Pemulihan cederanya tidak berlangsung lama. Bandingkan dengan Rezaldi, yang nyaris absen selama setengah musim pada Liga 1 2019.

Memasuki musim 2020, keduanya kembali membangun ulang reputasinya sebagai bek sayap kiri tersohor di Indonesia. Namun, Fajrin selangkah lebih unggul. Setelah cedera, kemampuan Rezaldi perlahan menurun.

Fajrin dikenal sebagai pemain yang andal dalam memanjakan para gelandang dengan umpan-umpan terobosannya. Selain itu, Fajrin juga sering berjibaku di lini belakang melalui tekel-tekelnya.

Sejauh ini, Fajrin sudah tampil sebanyak 99 kali dan mencetak tiga gol di Bali United. Fajrin menjadi pilihan utama pelatih Stefano Cugurra Teco dua musim belakangan di Bali United.

Rezaldi Hehanussa

Setelah menjalani operasi kaki kiri pada awal tahun lalu, Rezaldi Hehanussa bak kehilangan sentuhannya. Aksi-aksi menusuknya mulai jarang terlihat dari pos bek sayap kiri.

Meski begitu, masih banyak yang percaya bahwa Rezaldi akan kembali ke performa terbaiknya seperti musim 2017 dan saat dia mengantar Persija ke tangga juara Liga 1 2018.

Usianya juga terbilang masih muda, 24 tahun. Rezaldi punya banyak waktu untuk meningkatkan kemampuannya dalam beberapa tahun ke depan.

Dari torehannya selama tiga tahun terakhir, Rezaldi cukup layak dijadikan satu di antara bek terbaik Indonesia saat ini. Setidaknya, acuannya dari gelar dan kemampuannya yang diakui di Timnas Indonesia.

Ardi Idrus

Perjalanan karier Ardi Idrus bisa dijadikan contoh. Tak ada yang mengenali pemain berusia 27 tahun ini sebelum bergabung dengan Persib Bandung pada 2018.

Bahkan, Ardi Idrus perlu melewati proses seleksi untuk diterima Persib. Sejak saat itu, posisi bek sayap kiri dimilikinya secara permanen.

Belakangan, Ardi Idrus mulai mampu menembus skuat Timnas Indonesia. Bersama Persib sejak 2018, pemain kelahiran Ternate, Maluku telah membukukan 63 pertandingan.

Andik Rendika Rama

Jika membahas bek sayap kiri, nama Andik Rendika Rama kerap terlewatkan. Padahal, pemain Madura United ini begitu konsisten di posisinya.

Rendika telah menjadi penghuni tetap pos bek sayap kiri Madura United sejak 2017. Pada 2016, pemain berusia 27 tahun ini juga berstatus sebagai pemain utama di Persija Jakarta untuk posisi tersebut.

Meski begitu, Rendika masih belum mampu menembus persaingan Timnas Indonesia. Padahal secara kualitas, ia layak untuk dicoba.

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa / Benediktus Gerendo Pradigdo)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Jonathan Pandapotan Purba, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan