"Kami produksi Hazmat Suit yang standard, yaitu 65 Gram hingga 75 Gram. Sebenarnya standardnya itu ada direntang 75 Gram sampai 100 Gram. Kalau 100 Gram bahan bakunya sulit, apalagi di tengah isu Covid-19 seperti ini. Adapun kalau 50 Gram itu terlalu tipis sehingga takutnya mudah sobek," ujar Fahru lagi.
Saat ini, distribusi Hazmat Suit mereka mengalir ke relawan dan Puskesmas. Jumlah pesanannya cukup banyak dengan angka minimal 50 pax. Meski demikian, konsumen tetap dihadapkan pada regulasi ketat.
Transaksi Hazmat Suit hanya dipakai untuk tujuan sosial kemanusiaan. Kalau untuk tujuan bisnis yang bersifat spekulasi dan ada indikasi mempermainkan APD tidak akan dilayani. Parameternya, diantaranya jumlah pax pesanannya besar dengan durasi waktu pendek.
"Jumlah Hazmat Suit yang terjual lumayan. Transaksi terbesar kami mencapai 100 pax Hazmat Suit. Tapi, kami tetap selektif. Kami pasti tanya-tanya dahulu latar belakang pembelian alat ini. Kalau untuk disumbangkan, pasti dilayani. Tapi, kami langsung tolak kalau Hazmat Suit dibeli untuk ditimbun lalu dijual lagi. Cara menganalisnya mudah, seperti jumlah pesanan besar hingga 300 pax dan waktunya terburu-buru," katanya.
Bisnis Menjanjikan
Terus kreatif di tengah pandemi Covid-19, industri rumahan ini pun menjanjikan secara bisnis. Dari 2 tempat usaha di Pondok Ungu, Bekasi, dan Bogor, bisnis ini mampu menyerap sekitar 20 orang tenaga kerja.
Mantan Ketua Umum The Jakmania mengatakan, warga bisa tetap mendapatkan penghasilan di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). The Jakmania yang tertarik bisa turut bergabung dengan produsen yang juga mengelola Outlet Merchandise Persija, Tribun Oren Pondok Ungu.
"Kami mendukung kreativitas anggota The Jakmania. Produksi APD itu sangat positif. Apalagi, APD dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Secara ekonomi juga bagus. Ada jaminan income bagi warga. Yang jelas, semua dilakukan menurut protokol kesehatan pemerintah. Jakarta akan menjadi kota yang sehat kembali," kata Danang.
DKI Jakarta menjadi daerah paling parah terdampak corona covid-19. Berdasarkan data hingga Sabtu (25/4) pagi, kasus terkonfirmasi positif 3.605 jiwa. Rinciannya, 55% dirawat, 27% isolasi mandiri, lalu masing-masing 9% sembuh juga meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan ada 5.884 kasus dan 5.248 Pasien Dalam Pengawasan.
"Segala upaya untuk mengurangi tekanan Covid-19 tentu harus diapresiasi. Kami sangat beterima kasih atas inisiatif kreatif dari masyarakat. Memang sudah seharusnya semua kompak bergotong royong. Hal ini tentu bagus. Yang jelas, industri APD tetap selektif memilih pasar. Dengan begitu, tidak ada potensi kecurangan yang hanya menguntungkan segelintir oknum saja," ujar Kepala Staf Presiden Moeldoko.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3112913/original/081772400_1587963894-WhatsApp_Image_2020-04-27_at_08.49.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5639317/original/095722600_1778243038-pesan-menyentuh-jakmania-120ce9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5638796/original/078653100_1778242159-foto-bersama-pemain-persija-fa7ab8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5635775/original/014568800_1778237139-IMG_20260508_174034_164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5637974/original/025605600_1778240778-paulo-ricardo-jakmania-2f8b6a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5633417/original/057652600_1778233235-protes-jakmania-6ec3a8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5632568/original/062667300_1778231763-jakmania-gruduk-persija-dab50a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468757/original/076129200_1768014378-The_Jakmania_Persija-21.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579627/original/081795300_1778057966-jakmnia_kcewa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468759/original/079510500_1768014379-The_Jakmania_Persija-22.jpg)