Pangeran William Bicara soal Kesehatan Mental Selama Karantina Pandemi Corona Covid-19

Karantina wilayah selama pandemi COVID-19 membuat banyak orang menjadi tertekan. Ada kebutuhan agar orang-orang tahu di mana mengakses bantuan.

Diterbitkan 19 April 2020, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Apa yang kami lihat sekarang adalah NHS dan pekerja garis depan melakukan pekerjaan yang paling luar biasa. Dan itu benar-benar menjadi yang terdepan dalam beberapa minggu terakhir."

"Ini akan secara dramatis mengubah bagaimana kita semua menghargai dan melihat para pekerja garis depan kita. Itu adalah salah satu hal positif utama yang dapat Anda ambil dari pembicaraan ini."

Kecemasan William

Pangeran William juga berbicara tentang bagaimana ia merasa cemas untuk ayahnya Pangeran Charles ketika ia dinyatakan positif terkena virus corona setelah mengalami gejala ringan.

"Saya harus mengakui, pada awalnya saya cukup khawatir, pada usia saat ini dia cukup berisiko," kata Pangeran William.

Namun dia mengatakan ayahnya mengalami banyak infeksi dada dan pilek, jadi dia merasa optimis Pangeran Charles akan pulih.

Dia juga mengatakan dia khawatir tentang kakek-neneknya - Ratu dan Duke of Edinburgh - tetapi mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk memastikan mereka dilindungi dan diisolasi.

"Kita bukan manusia super, siapapun di antara kita. Jadi untuk dapat mengelola emosi itu dan perasaan itu akan memakan waktu."

 

 

(Ade Nasihudin Al Ansori/Aditya Eka Prawira)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan