Melakukan kegiatan olahraga dan berbagai macam aktivitas fisik lain dapat menurunkan risiko terkena diabetes.
Aktivitas fisik dapat membuat insulin dalam sel-sel tubuh menjadi lebih sensitif, sehingga ketika Anda melakukan aktivitas fisik secara rutin, lebih sedikit insulin yang diperlukan untuk mengatur kandungan gula dalam darah.
Beberapa aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk mengurangi resistensi insulin dan gula darah pada orang dewasa yang sedang mengalami kelebihan berat badan, obesitas, dan pradiabetes, adalah aerobik, angkat beban, jogging, dan berbagai macam aktivitas fisik yang tidak terlalu berat lainnya.
Meminum Air Putih Secara Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3100607/original/007691700_1586764771-woman-drinking-water-1458671.jpg)
3. Meminum Air Putih Secara Rutin
Air putih merupakan air yang paling murni, menyehatkan, dan tidak memiliki efek samping bagi siapapun yang meminumnya.
Meminum terlalu banyak minuman kemasan, seperti soda dan minuman berenergi, dapat menambah risiko terkena diabetes tipe 2 secara signifikan.
Sementara, meminum jus buah dalam kemasan memang tampak menyehatkan, namun hal tersebut tidak dianjurkan karena dalam jus dalam kemasan tersebut bisa jadi telah ditambah pemanis buatan.
Hal perlu Anda lakukan adalah, mengurangi atau bahkan mengganti berbagai macam minuman tidak sehat tersebut dengan air putih, karena air putih dapat membantu untuk mengurangi konsumsi gula dan membuat respons insulin menjadi lebih baik.
Menurunkan Berat Badan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174923/original/042066000_1594279013-backfill-HL2.jpg)
4. Menurunkan Berat Badan
Meski tidak semua orang yang mengidap diabetes tipe 2 memiliki berat badan yang berlebih, kebanyakan pengidap diabetes adalah orang yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas.
Khususnya bagi mereka yang mengalami prediabetes, cenderung memiliki berat badan yang cukup tinggi. Kemudian, adanya timbunan lemak di bagian perut yang biasanya disebut dengan lemak visceral.
Memiliki lemak visceral yang berlebih dapat meningkatkan peradangan dan resistensi insulin, yang secara signifikan dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.
Menurunkan berat badan juga dapat memberi manfaat baik bagi kesehaan tubuh secara keseluruhan.
Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan berat badan, mulai mengonsumsi makanan rendah lemak, rendah kalori, dan rendah karbohidrat. Anda juga dapat mengonsumsi sayuran secara rutin dengan diimbangi berolahraga setiap hari.
5. Memperhatikan Porsi Makan
Sangat penting mengurangi konsumsi makanan dalam porsi besar untuk mengurangi risiko terkena diabetes.
Mengonsumi makanan dengan porsi yang cukup banyak dalam satu waktu, terbukti dapat menyebabkan meningkatnya kadar gula darah dan insulin yang berisiko munculnya diabetes.Â
Kurangi porsi makan Anda dalam satu waktu. Mungkin Anda dapat mengonsumi makanan yang mengandung bayak serat sehingga dapat lebih kenyang dan bertahan lebih lama.
Sumber: Healthline
Disadur dari Bola.com (Penulis Rezha Aditya Grandito, Editor Aning Jati, published 16/4/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174923/original/042066000_1594279013-backfill-HL2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316263/original/023764600_1785919066-IMG_20260804_144353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315655/original/084357100_1785847807-IMG_20260804_144818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315520/original/015626300_1785839283-IMG_20260804_131907.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143503/original/050417500_1740541323-diabetes-3426247_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3441401/original/072207200_1619532374-Ilustrasi_pembekuan_lemak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298678/original/030095500_1784179616-Ilustrasi_Ramen__Makan_Ramen__Ramen_Korea__Mi_Ramen_oleh_Aditya_Eka_Prawira__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280563/original/043936100_1752231994-Diabetes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4688850/original/076075000_1702775467-obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288377/original/037473300_1783315734-Prof._dr._Dante_Saksono_Harbuwono__Sp.PD-KEMD__Ph.D.__Ketua_Himpunan_Studi_Obesitas_Indonesia__HISOBI___3_.jpg)