Penelitian di AS Sebut Virus Corona Tidak Akan Musnah Saat Musim Panas

Hasil penelitian di Amerika Serikat (AS) menepis anggapan sebelumnya bahwa virus corona tidak akan bertahan saat musim panas.

Diterbitkan 12 April 2020, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski juga ada catatan yang menyebut sejumlah laporan memperlihatkan pertumbuhan pandemi ini bisa terus naik di kondisi yang lebih dingin, namun penelitian itu sangat sedikit dan terbatas.

"Terutama di AS, berbagai dampak di bulan-bulan musim panas, bisa jadi tidak akan kelihatan jadi cara kita untuk menghentikan virus iani adalah dengan mengambil tindakan karantina," kata Qasim Bukhari, ilmuwan komputasi di MIT yang menulis laporan ini.

Pandemi Flu Sebagai Contoh

Laporan kepada Gedung Putih itu disertai catatan yang harus diperhatikan. "Di negara-negara yang saat ini mengalami iklim musim panas, seperti Australia dan Iran, penyebaran virus di sana cukup cepat, dengan begitu, kelembapan dan suhu yang tinggi di tempat lain tidak bisa menjadi alasan."

Pandemi tidak memiliki sifat yang sama dengan wabah musiman biasa. Dalam laporan Akademi Nasional itu, para peneliti menengok sejarah pandemi flu sebagai contoh.

"Selama ini ada 10 pandemi influenza dalam 250 tahun terakhir--dua bermula di belahan bumi utara yang dingin, tiga di musim semi, dua musim panas, tiga di musim gugur," kata laporan itu.

Kesemuanya mengalami pandemi gelombang kedua kira-kira enam bulan kemudian setelah virus itu muncul di populasi manusia, terlepas dari kapan kejadian pertama itu muncul."

Pada 16 Maret Presiden Trump menyebut virus ini mungkin bisa lenyap di cuaca yang lebih hangat. Dr Anthony Fauci, pakar penyakit menular di AS, mempunyai pendapat yang berbeda soal dampak musim panas terhadap virus corona.

"Hampir bisa dipastikan pada musim panas penyebaran virus ini akan turun sedikit," ujar Fauci. 

Tapi pada 26 Maret ketika dia berbicara di Instagram, Fauci menuturkan tidak cukup alasan untuk menganggap musim panas akan bisa memusnahkan penyebaran virus.

Sumber: New York Times 

Disadur dari: Merdeka.com (Reporter Pandasurya Wijaya, published: 10/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Windi Wicaksono, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan