Cerita Medali Pertama Timnas Indonesia di Asian Games, Ada Diplomasi Soekarno dan Josip Broz Tito

Perjalanan Timnas Indonesia meraih perunggu pada Asian Games 1958 di Tokyo, Jepang, diawali dengan hubungan diplomatik Indonesia dengan Yugoslavia

Diterbitkan 11 April 2020, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia kembali melakukan peremajaan dalam skuatnya. Nama beken seperti Ramang yang selalu menjadi momok lawan, kali ini ditepikan. Toni juga berani mengakhiri duet Ramang dengan Djamiaat Dhalhaar. Witarsa juga ikut tergusur.

Nama baru, yakni Wowo Sunaryo, Bakir, dan Surjadi menggantikan peran seniornya tersebut. Komposisi pemain mempunyai rataan usia 23 tahun, khususnya untuk barisan penyerang.

Pada seleksi pertama, sekitar Februari 1958, PSSI telah mengantongi 30 nama. Kemudian, 18 pemain resmi terpilih untuk menjalani pemusatan latihan.

Mereka ialah Ilyas (Parepare), Sian Liong (Surabaya), Surjadi (Malang), Kholil Danoe Atmodjoe (Semarang), Maulwi Saelan (Jakarta), Paidjo (Jakarta), Him Tjiang (Jakarta), Kiat Sek (Jakarta), Marjoso (Jakarta), Liong Houw (Jakarta), Sailan (Jakarta), Fattah (Jakarta), Rukma (Bandung), Omo Suratmo (Bandung), Rasjid (Medan), Bakir (Medan), Ophir (Rantau Prapat).

Toni bekerja sangat keras dalam melatih skuat barunya itu.

Pembuktian di Tokyo

Pada Asian Games 1958, Timnas Indonesia bergabung di Grup B bersama India dan Burma (Myanmar). Indonesia sukses revans atas kekalahan empat tahun lalu ketika melawan Burma pada laga perdana dengan skor 4-2. Tim Garuda lalu menerkam India dengan skor 2-1 untuk memastikan sebagai pemuncak Grup B.

Berlabel juara grup, Indonesia terhindar dari masalah dini, menghadapi favorit juara, Hongkong di perempatfinal.

Babak perempat final memang tak begitu sulit bagi Liong Houw dkk. Mereka dengan mudah menyikat Filipina dan lolos ke semifinal. Taiwan, sudah menunggu di babak ini sekaligus sebagai tim yang memupus harapan Indonesia melaju ke final. Indonesia tunduk dengan skor 0-1 meski sepanjang pertandingan mampu menguasai. 

“Kekalahan atas Taiwan akibat kurang cepat dalam dari bertahan ke menyerang. Indonesia mendapat empat peluang namun gagal. Sedangkan lawan begitu satu peluang langsung berbuah gol,” kata Maulwi kepada Harian Umum tahun 1957.

India yang pernah dikalahkan Indonesia pada fase grup, menanti pada laga perebutan medali perunggu. Masih dengan penuh semangat, Indonesia memukul telak India dengan skor 4-1 dan meraih perunggu, satu-satunya medali dari ajang tersebut hingga saat ini.

Data-Fakta:

Penyisihan Grup B

25 Mei 1958  Indonesia 4-2 Burma (Myanmar)

28 Mei 1958  Indonesia 2-1 India 

 

Perempat final:

29 Mei 1958

Indonesia 5-2 Filipina

 

Semifinal:

30 Mei 1958        

Indonesia 0-1 Taiwan

 

Medali Perunggu:

1 Juni 1958                 

Indonesia 4-1 India

Skuat Timnas Indonesia di Asian Games 1958

Kiper: Saelan, Paidjo

Belakang: Rasjid, Marjoso, Kiat Sek, Him Tjiang, Danu

Tengah: Rukma, Liong Houw, Ilyas, Sailan, Fattah

Depan: Surjadi, Saari, Wowo, Bakir, Sian Liong

Disadur dari Bola.com (Penulis / Editor Wiwig Prayugi, Published 11/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan