Sukses

5 Hal yang Perlu Diketahui Soal Pemakaian Sarung Tangan Saat Pandemi Corona Covid-19

Jakarta - Penyebaran virus corona di berbagai penjuriu dunia, termasuk Indonesia, masih masif. Mewabahnya virus corona membuat Anda harus memproteksi diri saat berada di luar rumah.

Anjuran terpenting yang harus dilakukan adalah physical distancing atau menjaga jarak aman. Pastikan Anda menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 1 meter saat berada di luar rumah. 

Selain itu, kini di Indonesia masyarakat harus memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Bagi warga biasa, masker kain lebih disarankan. Alasannya, masker standar medis lebih diutamakan untuk tenaga medis yang harus berjuang di garda terdepan dalam memerangi virus corona.  

Selain masker, hal yang kini sering dijumpai adalah orang-orang yang menggunakan sarung tangan. Sarung tangan kini menjadi andalan untuk menemani Anda beraktivitas agar lebih terproteksi dari virus corona.

Tapi sebenarnya, apakah penggunaan sarung tangan efektif untuk mencegah dari terpapar virus corona? Seperti yang dilansir dari goodhouskeeping, simak selengkapnya berikut ini.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 6 halaman

1. Sarung Tangan Tidak Memproteksi Tangan Secara Sempurna

Walau mampu meminimalisir kontak virus dan kuman secara langsung pada tangan, tapi sarung tangan tidak akan melindungi Anda secara sempurna agar bebas dari virus corona.

Hingga kini, cara terbaik untuk mencegahnya adalah melakukan social distancing dan juga rajn mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik. Mengingat virus corona menyebar lewat droplet, maka pastikan Anda mencuci tangan dan menjaga jarak, agar bisa meminimalisir terjangkitnya Covid-19. 

 

 

3 dari 6 halaman

2. Sarung Tangan Tidak Memproteksi Jika Anda Menyentuh Wajah

Ya, jika sudah pakai sarung tangan tapi masih tetap menyentuh wajah, maka sarung tangan tersebut tidak berguna untuk memproteksi diri Anda dari virus corona.

Permukaan sarung tangan yang kotor justru akan mentransfer bakteri dan virus ke wajah, sehingga menimbulkan risiko terjangkitnya virus corona.

 

4 dari 6 halaman

3. Berbelanja ke Supermarket Tidak Harus Menggunakan Sarung Tangan

Berbelanja ke supermarket sebenarnya tidak mengharuskan Anda menggunakan sarung tangan, lagi-lagi mencuci tangan dan menghindari menyentuh wajah adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Di saat sarung tangan sudah menyentuh beragam barang, dan tidak segera dilepas setelah berbelanja, Anda hanya akan menyebar virus dan kuman lebih banyak. Jadi, segera lepas sarung tangan setelah berbelanja.

 

5 dari 6 halaman

4. Melepas Sarung Tangan Ada Caranya

Saat melepas sarung tangan, ada cara tersendiri yang bisa Anda lakukan.

- Pegang area karet sarung tangan yang terletak pada pergelangan, pastikan agar tidak kena kulitmu.

- Buka sarung tangan perlahan.

- Saat membukanya, pastikan jari-jari tidak menyentuh permukaan sarung tangan.

- Pastikan posisi sarung sisi luar berada di dalam, dan sebaliknya.

- Jika sudah, bungkus sarung tangan ke dalam plastik, dan buang.

- Segera cuci tangan dengan sabun agar tangan kembali steril.

 

6 dari 6 halaman

5. Jika terpaksa, Sarung Tangan Bisa Dicuci dan Dipakai Kembali

Walau sebaiknya sarung tangan hanya digunakan 1 kali saja, tapi jika terpaksa dan persediaan kian menipis, maka Anda bisa mencucinya dengan cara; mrendam ke dalam air sabun selama 10 menit, dan jika sudah, bilas di bawah air mengalir, lalu angin-anginkan hingga kering.

Sumber: goodhousekeeping

Disadur dari: Fimela.com (Penulis Nabila Mecadinisa, published: 10/4/2020)