Sukses

Prihatin Kondisi Italia Akibat Corona Covid-19, Presiden FIFA: Hati Saya Terkoyak

Liputan6.com, Zurich - Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa sepakbola akan kembali pada waktunya. Karena itu, Gianni mendorong semua orang untuk mengikuti pedoman dan aturan otoritas.

Pria Italia berusia 50 tahun itu mengaku sangat prihatin dengan penderitaan rekan senegaranya, yang sangat terpengaruh selama krisis global yang disebabkan oleh pandemi virus corona Covid-19.

"Hati saya terkoyak oleh gambar-gambar penderitaan mengerikan yang menggambarkan duka yang memengaruhi keluarga negara [Italia] kami," kata Presiden FIFA kepada kantor berita ANSA.

“Hari ini, kita harus berpikir untuk membawa kelegaan bagi mereka yang menderita, kita harus mengikuti aturan," katanya.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Mimpi Buruk

Menurut ANSA, Presiden FIFA telah mendorong semua orang untuk mengikuti pedoman dari otoritas ilmiah. Ini untuk membantu memerangi penyebaran penyakit yang sangat menular [corona].

"Waktu untuk sepakbola akan kembali dan kapan kembali," tambahnya. "Kami akan merayakan pemulihan dari mimpi buruk bersama."

3 dari 3 halaman

Bantu Klub

FIFA berencana memakai inisiatif 'Marsekal Sepak Bola', yang dibentuk agar bisa membantu sejumlah klub yang mengalami kesulitan finansial karena terdampak pandemi virus corona Covid-19.

Induk organisasi sepak bola dunia ini berpotensi memberikan USD2,7 miliar untuk klub-klub sepak bola yang terancam bangkrut. Uang itu akan diambil dari dana simpanan FIFA.

Tontowi Ahmad Pensiun, Gantung Raket dari Bulu Tangkis