Sukses

Tips Bepergian Aman dengan Pesawat Saat Pandemi Corona Covid-19

Jakarta - Pandemi virus corona COVID-19 mengubah perilaku mayoritas masyarakat dunia. Berbagai anjuran pun diberikan tentang cara melindungi diri dari penyebaran virus asal Tiongkok tersebut.

Banyak orang mengambil langkah antisipasi untuk melindungi diri. Seperti dengan mengenakan masker ketika di luar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun maupun memakai hand sanitizer.

Sejumlah maskapai dan pemerintah juga memberlakukan pembatasan lalu lintas dari dan ke berbagai negara yang terdampak parah dari wabah virus corona. Bahkan tidak sedikit maskapai yang membatalkan jadwal penerbangannya.

Jadi, sangat wajar jika Anda merasa khawatir bepergian ke luar negeri, bahkan di dalam negeri sendiri, di tengah merebaknya virus corona. Tetapi tenang, ada tips dari pakar kesehatan mengenai cara mencegah infeksi virus corona jika Anda bepergian dengan pesawat terbang. 

Seperti dilansir femalenetwork.com, dokter sekaligus penasihat kesehatan pada Asosiasi Angkutan Udara Internasional (IATA), David Powell, mengatakan risiko terjangkit virus corona di pesawat sangatlah rendah. Ini karena pasokan udara pada pesawat modern sangat berbeda dengan bioskop atau kantor.

"Udara di pesawat adalah kombinasi udara segar dan udara resirkulasi, masing-masing setengahnya," kata Powell.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

2 dari 3 halaman

Pasokan Udara Terjamin 99,97 Persen Bebas Virus.

Dia melanjutkan udara resirkulasi melalui filter yang sama persis dengan ruangan operasi. Sedangkan pasokan udara terjamin 99,97 persen bebas virus.

"Jadi risikonya, jika ada satu (kasus), maka tidak datang dari pasokan udara, tetapi dari orang lain," kata Powell.

Selain itu, kata Powell, risiko terpapar virus corona dari sentuhan pada kursi, sandaran lengan, atau benda lain di pesawat juga rendah. Sebab, virus dan mikroba lainnya lebih suka hidup di permukaan tanah.

"Hanya dengan berjabat tangan dengan seseorang akan jauh lebih berisiko daripada permukaan kering yang tidak memiliki bahan biologis," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Cuci Tangan

Lebih lanjut, Powell mengatakan cara terbaik untuk mengindari virus corona adalah mencuci tangan. Pusat Pengndalian dan Pencegahan penyakit menyatakan cuci tangah dapat menurunkan risiko terinfeksi antara 16 sampai 21 persen.

"Bertolak belakang dengan pendapat orang, tangan adalah jalan paling efisien bagi penyebaran virus. Daftar teratas (pencegahan) adalah cuci tangan secara teratur, sanitasi tangan, atau keduanya," ucap Powell.

Setelah cuci tangan, kata Powell, langkah selanjutnya adalah keringkan dengan benar. Dia juga merekomendasikan penggunakan alat pembersih berbasis alkohol jika tidak memungkinkan cuci tangan.

Langkah lain yang juga disarankan Powell adalah tidak menyentuh wajahmu, menutupi mulut dengan kepalan ketika batuk. Juga menggunakan tisu lalu membuangnya dengan benar kemudian cuci tangan.

Sumber: femalenetwork

Disadur dari: Dream