Sukses

Positif Corona Covid-19, Striker Persib Wander Luiz Buka Suara

Liputan6.com, Jakarta Striker Persib Bandung asal Brasil, Wander Luiz akhirnya buka suara terkait hasil tes Virus Corona Covid-19. Dia menjadi satu pemain Persib yang dinyatakan positif terjangkit virus yang mewabah di dunia saat itu.

Sebelumnya, pemain yang dibeli Persib musim ini itu tak menunjukkan gejala apapun. Dia baru dinyatakan positif Virus Corona usai menjalani tes kedua.

"Hello bobotoh, jadi saya di tes corona lagi dan hasilnya positif. Tapi saya merasa baik baik saja, tanpa gejala," kata Wander Luiz di akun instagramnya.

"Saya juga mengikuti petunjuk, saya sudah mengisolasi diri dan saya berharap semuanya akan baik-baik saja."

Dia berterimakasih untuk seluruh bantuan tim medis Persib yang sukses melaksanakan tes. Dia juga senang terus mendapatkan dukungan. "Semoga segalanya baik-baik saja dan saya bisa kembali bermain bola," tulisnya lagi.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

 

2 dari 3 halaman

Tes Positif

Sementara itu, Dokter tim Persib Raffi Ghani mengatakan, pemain tersebut dinyatakan positif usai mengikuti tes Covid-19 dengan metode PCR atau Polymerase Chain Reaction pada 26 Maret lalu. Tidak ada gejala pada diri pemain dan daya tahan tubuhnya baik.

"Sejauh ini karena yang bersangkutan daya tahan tubuhnya baik, artinya tidak ada gejala apapun baik itu ringan sedang atau berat. Tapi tetap dia harus melakukan isolasi mandiri," ujar Raffi saat dihubungi wartawan, Jumat (27/3/2020).

Isolasi mandiri terhadap seorang pemain Persib dilakukan agar mencegah penularan virus.

"Dia tidak boleh ada kontak dengan siapapun dalam rangka untuk memutus rantai penyebaran," jelas Raffi.

 

3 dari 3 halaman

Logistik Dijamin

 

Dengan menjalani isolasi, maka pemain tersebut kini dipastikan tidak akan keluar rumah. Untuk itu, pihak Persib memastikan kebutuhan logistik sehari-hari pemain tersebut tetap terdistribusikan dengan baik.

"Semuanya sudah diatur seperti distribusi makanan, termasuk keperluan dia sehari-hari tanpa kontak langsung dengan yang bersangkutan," ujar Raffi.