Terjangkit Virus Corona Covid-19, Mikel Arteta Minum Obat di Luar Rekomendasi WHO?

Belum diketahui apakah manajer Arsenal, Mikel Arteta, sudah bisa memimpin pasukannya berlatih, Selasa depan (24/3/2020).

Diterbitkan 19 Maret 2020, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya pun memahami bahwa Anda ingin tahu apa yang terjadi. Suami saya merasa baik-baik saja, tidak ada masalah. Memang benar dia menunjukkan gejala virus tersebut, tapi gejala itu tidak akan menghentikannya bekerja dalam situasi normal," kata istri dari manajer Arsenal menambahkan.

Pengobatan Arteta

Seperti diketahui, virus Corona model terbaru pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, pada akhir tahun lalu. Virus ini menyebabkan demam, batuk, tenggorokan kering, hingga pneumonia. Sampai saat ini, belum ada vaksin yang mampu menangkap virus yang diduga berasal dari kelelewar tersebut.   

Tiongkok menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak di dunia. Di Negeri Tirai Bambu setidaknya sudah ditemukan hampir 90 ribu kasus dengan jumlah kematian mencapai 3200 orang. Di saat Tiongkok mulai bisa mengendalikan laju penyebaran virus dengan strategi lockdown, penyebaran justru semakin meluas ke seluruh dunia. Saat ini, setidaknya lebih dari 150 negara terpapar virus tersebut.

Data terbaru mencatat jumlah kasus sudah mencapai 218.462 orang dengan jumlah kematian 8.945 orang. Sementara pasien yang berhasil disembuhkan sejauh ini sudah mencapai 67.003 orang. 

 

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Lorena Bernal (@lober99) on

Meski begitu, Bernal tidak terlalu khawatir virus Corona. Menurutnya, virus itu tidak terlalu mematikan meski tetap berbahaya kepada mereka yang terbilang lanjut usia. Bernal juga mengaku, pengobatan yang diberikan kepada suaminya juga tidak rumit. "Dia hanya akan meminum ibuprofen atau paracetamol dan akan berangkat kerja sangat awal, ini bukan masalah besar," kata Bernal. 

Sejauh ini memang belum ditemukan obat yang benar-benar ampuh melawan virus Corona Covid-19. Namun WHO ternyata tidak merekomendasikan Ibuprofen kepada pasien penderita Covid-19. Imbauan ini disampaikan WHO setelah mendapat laporan dari otoritas kesehatan Prancis terkait efek buruk obat pereda rasa nyeri tersebut terhadap kondisi pasien yang terjangkit virus Corona model terbaru. 

Dugaan ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran, mengacu kepada penelitian terbaru dalam jurnal medis The Lancet. Menurut jurnal tersebut, diduga bahwa kandungan enzim pada obat antiinflamasi seperti ibuprofen dapat memperburuk infeksi COVID-19.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Mikel Arteta
  • virus corona