2 Tim Gurem La Liga Berhati Mulia: Pulangkan Alat Tes Covid-19 Demi Kemanusiaan

Langkah La Liga menyediakan alat tes virus corona Covid-19 bagi klub menuai kecaman.

Diterbitkan 19 Maret 2020, 13:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Real Valladolid dan Eibar bukan apa-apa di sepak bola Spanyol. Di papan klasemen La Liga, posisi kedua klub ini terpaut tipis dari zona merah degradasi. Namun dalam peperangan menghadapi pandemi global virus corona model terbaru saat ini, kedua tim semenjana ini pantas jadi juaranya.

Spanyol seperti diketahui menjadi salah satu negara yang terdampak penyebaran virus Corona model terbaru. Negeri Matador tengah berpacu dengan waktu dalam memerangi penyakit Covid-19. Data terbaru yang dilansir Channel News Asia menyebutkan, per tanggal 19/3/2020 pukul, 10.28 WIB, sudah terdapat 14.769 orang di Spanyol yang terjangkit virus Corona model terbaru. Sebanyak 638 di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan 183 lainnya berhasil disembuhkan.

Virus Corona tidak memilih korbannya. Para pemain elite yang tampil di ajang La Liga juga merasakan dampaknya. Real Madrid sampai saat ini masih menjalani proses karantina akibat wabah ini. Para pemain dan pelatih diminta mengisolasi diri setelah atlet dari tim basket Real Madrid, positif Covid-19.

Valencia lebih sengsara lagi. Belum lama ini, Kelelawar Mestalla mengumumkan kalau enam pemain dan stafnya positif terjangkit virus Corona model terbaru. Seluruh tim pun menjalani karantina.

Di tengah kekhawatiran penyebaran virus ini, La Liga seperti dilansir AS memfasilitasi tim-tim untuk mendapatkan tes kit atau alat mendeteksi virus Corona Covid-19. Namun Real Valladolid dan Eibar menolak menggunakan alat tersebut dan memilih mengembalikannya kepada operator liga.

"La Liga memang benar kalau La Liga memfasilitasi itu (alat tes Covid-19) untuk kami, tapi kami tidak memakainya karena alasan sosial dan medis. Tidak ada pemain yang menunjukkan gejala dan kami percaya di luar sana masih banyak yang lebih membutuhkan alat itu," ujar juru bicara Valladolid, David Espinar. "Mereka lah yang seharusnya lebih diprioritaskan," beber Espinar menambahkan.

Espiner menjelaskan, pihaknya sudah mulai bertindak saat virus corona merebak di Spanyol. "Sejak awal kami sudah sangat jelas kalau kami harus melakukan sesuatu untuk menjaga kesehatan seluruh pegawai dan semua orang yang secara tidak langsung terlibat menangani klub ini," kata Espinar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan