Ragam Manfaat Buah Mengkudu yang Wajib Diketahui

Buah mengkudu sudah dikenal sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Apa saja fungsi lainnya?

Diterbitkan 28 Februari 2020, 18:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dokter Anak yang berbasis di Baltimore, Dr. Mona Harrison, MD mengatakan, “Saya memiliki berbagai pasien yang telah mendapat manfaat dari jus mengkudu, dan bagi banyak orang tampaknya memengaruhi begitu banyak sistem tubuh”.

Model Australia Miranda Kerr telah minum jus Tahitian Noni (mengkudu) selama 14 tahun sampai sekarang dan itu satu-satunya hal yang tidak bisa ia tinggalkan, terutama jika ia memiliki hari yang panjang. "Ini tidak hanya bagus untuk kulit Anda, tetapi juga untuk kesehatan secara umum."

>

  Kontraindikasi

Meskipun kemungkinan aman untuk dikonsumsi, ada kekhawatiran jika mengonsumsi jus mengkudu atau ekstraknya dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kerusakan hati.

Hal itu karena mengkudu mengandung antrakuinon, senyawa yang bersifat hepatotoksik (Racun bagi hati) dan bersifat karsinogenik. Dalam beberapa laporan telah mengkonfirmasi cedera hati, termasuk hepatitis dan gagal hati terkait konsumsi mengkudu.

National Institutes of Health menyarankan untuk tidak memberikan jus mengkudu pada penderita penyakit hati, terutama hepatitis C kronis dan hepatitis B.

Jus mengkudu yang kaya kalium juga harus dihindari bagi penderita penyakit jantung, ginjalm dan hati, serta bagi pengguna potassium-sparing diuretics, inhibitor angiotensin-converting enzyme (ACE) atau penghambat reseptor angiotensin karena dapat menyebabkan hiperkalemia (kadar kalium yang terlalu tinggi).

 

Memperlambat Pembekuan Darah

Bagi penderita kelainan darah atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti Coumadin (warfarin) atau Plavix (clopidogrel), meminum jus mengkudu akan memperlambat pembekuan darah. Mengkudu juga tinggi kadar gulanya, jadi harus digunakan hati-hati pada penderita diabetes.

Mengkudu juga dapat berinteraksi dengan obat dan perawatan lain, seperti kemoterapi, radiasi dan masih banyak lagi.

Karena kurangnya penelitian keamanan maka sebaiknya mengkudu tidak diberikan kepada wanita hamil, ibu menyusui, atau anak-anak.

Masih belum ada pedoman penggunaan yang tepat, tapi dalam sebuah penelitian tahun 2009 mengemukakan bahwa mengkudu aman dikonsumsi hingga 750 mL (atau sekitar 700 gram) per hari. Jus mengkudu dan suplemennya hanya dimaksudkan untuk penggunaan jangka pendek saja.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Fitri Syarifah, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan