Profil Klub Liga 1 2020 PSIS Semarang: Misi Mengubah Peruntungan

PSIS Semarang mengusung misi bersaing di papan atas untuk Liga 1 2020.

Diterbitkan 23 Februari 2020, 14:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bruno mencatatkan 16 gol dan 12 assist dari 31 penampilan, dan menjadi pencetak gol terbanyak di tim pada musim pertamanya di PSIS.

Musim berikutnya, Bruno bertualang di Arab Saudi, meski akhirnya kembali lagi ke PSIS pada tengah musim 2019. Ia harus kembali menyesuaikan diri dengan PSIS di bawah besutan Bambang Nurdiansyah. Hanya empat gol yang berhasil ia sumbangkan untuk PSIS.

Pemain berkepala plontos itu bertekad langsung nyetel sejak awal musim 2020 dan kembali subur di tim Mahesa Jenar.

Profil Pelatih: Dragan Djukanovic

Pria berdarah Montenegro menjadi pelatih di Borneo FC pada 2016. Dragan juga tercatat juga pernah membesut FK Lovcen dan FK Sindjelic Beograd. 

Dragan akan membawa gaya sepak bola Balkan yang fokus pada fisik. Satu nilai plus dari Dragan untuk PSIS adalah telah bekerja sejak musim 2019.

Dragan gabung PSIS untuk mengisi posisi direktur teknik, beberapa pekan sebelum kompetisi berakhir. Ia berkolaborasi dengan Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih kepala.

Dengan demikian, Dragan tak perlu melakukan adaptasi lagi dengan PSIS. Ditambah lagi, ia didampingi oleh asisten pelatih seperti Imran Nahumarury yang kaya pengalaman sebagai pemain nasional.

Komposisi Tim

Kiper: Jandia Eka Putra, Joko Ribowo, Endang Subrata, Muhammad Fadli

Belakang: Wallace Costa, Rio Saputro, Fauzan Fajri, Abanda Rahman, Tegar Pribadi, Wahyu Prasetyo, Alfeandra Dewangga, Safrudin Tahar, Frendi Saputra, Soni Setiawan, Fredyan Wahyu, Riyan Ardiansyah, Aqsha Saniskara, Kartika Vedhayanto

Tengah: Tegar Infantrie, Eka Febri Setiawan, Jonathan Cantillana, Flavio Beck Jr, Finky Pasamba, Septian David Maulana, Fandi Eko Utomo, Mahir Radja Satya

Depan: Hari Nur Yulianto, Komarodin, Muhammad Ridwan, Andreas Chrismanto Ado, Bruno Silva

Peringkat Musim Lalu: 14

Prediksi Bola.com: Bersaing di Papan Tengah

PSIS memiliki potensi besar untuk memperbaiki pencapaian musim ini. Alasannya, skuat PSIS sudah cukup padu. Perubahan komposisi pemain juga tidak begitu signifikan.

PSIS justru meningkatkan kedalaman skuatnya. PSIS punya kans untuk berada di papan tengah. Apalagi, musim ini, mereka kembali ke Semarang.

Disadur dari Bola.com (penulis Wiwig Prayugi, Published 23/2/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan