Keluarkan Rekomendasi, BOPI Ingin Liga 1 2020 Jadi yang Terbaik Sepanjang Sejarah

BOPI mengapresiasi penyelenggaraan Liga 1 2019 yang tanpa korban jiwa. Meski BOPI masih menyesalkan terjadinya beberapa kali kerusuhan.

Diterbitkan 21 Februari 2020, 14:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) resmi menyerahkan izin rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 kepada PT Liga Indonesia Baru sebagai pihak operator liga sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu.

Rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 diserahkan oleh Ketua umum BOPI Richard Sam Bera diserahkan kepada Dirut PT Liga Indonesia Baru Cucu Sumantri.

Dalam penyerahan rekomendasi itu juga dilakukan penandatanganan pakta integritas yang melibatkan pihak operator, klub, dan asosiasi pemain sepakbola profesional Indonesia, dihadiri perwakilan komunitas suporter Liga 1.

"Kami berharap, penyelenggaraan Liga 1 musim 2020 lebih baik, karena berkaca pada musim kompetisi lalu penyelenggaraannya juga sudah lebih baik daripada musim sebelumnya," kata Richard seperti rilis yang diterima media.

Richard menegaskan, verifikasi peserta Liga 1 meliputi antara lain badan hukum klub, perpajakan, kontrak pemain, KITAS untuk pemain dan pelatih asing, serta izin pemakaian stadion.

"Kami menekankan agar pengelolaan liga harus profesional, dengan mengutamakan aspek bisnis mendatangkan keuntungan," kata mantan atlet renang nasional yang membela Indonesia pada tiga olimpiade ini.

 

 

Video:

Catatan Musim 2019

BOPI memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Liga 1 2019 yang tidak menelan korban jiwa. Namun, pihaknya masih mencatat atas masih adanya kerusuhan terjadi.

"Kita ingat musim lalu, sehari setelah rekomendasi diberikan, kick-off Liga 1 digelar, langung ada kerusuhan pada partai pembuka antara PSS melawan Arema di Stadion Maguwoharjo, Sleman," kata Richard.

Richard mengingatkan agar LIB harus bisa lebih meningkatkan aspek profesionalitas dengan memperhatikan pengelolaan manajemen dan kewajiban klub.

"Harus dipastikan agar saat kompetisi berakhir pada November nanti, tidak ada tunggakan gaji," katanya.

Richard mengingatkan kepada pemain untuk bersikap profesional, menjunjung tinggi sportivitas, fairplay, dan bisa menjadi contoh bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya inspirasi bagi anak-anak.

"Pemain sepak bola kita harus membuktikan bahwa menjadi pesepakbola profesional Indonesia itu merupakan profesi mulia nan membanggakan," ujarnya.

Untuk para suporter, Richard menekankan, bahwa pendukung klub sepak bola merupakan bagian integral dari liga. Suporter harus menjadi aset serta menjadi nilai tambah bagi liga sehingga cita-cita menjadikan liga 2020 terbaik sepanjang sejarah bisa tercapai.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Karena itu, suporter harap mengedepankan nilai toleransi sportivitas dan memberikan respek kepda suporter lain, klub, dan lingkungan sekitar. Hilangkan rasa kebencian berlebihan," katanya.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan