Mengenal Sergio Farias, Pelatih Baru Persija Jakarta yang Kaya Pengalaman

Sergio Farias pernah membawa Pohang Steelers juara Liga Champions Asia, dan sekarang pelatih asal Brasil itu menangani Persija Jakarta.

Diterbitkan 13 Januari 2020, 13:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelah meninggalkan Pohang Steelers, Farias membesut klub Arab Saudi, Al Ahli, pada 2010. Namun, klub besar di Arab Saudi itu tak berhasil meraih gelar juara pada saat Farias berada di sana, di mana runner-up Crown Prince Cup 2009-2010 adalah pencapaian terbaiknya.

Hanya sesaat berada di Al Ahli, Farias kemudian hijrah ke Uni Emirat Arab dan menangani klub Al Wasl. Tanpa gelar di UEA, Farias kemudian melanjutkan petualangan Asia ke China dengan membesut Guangzhou R&F selama 1,5 tahun dan kembali tanpa gelar juara.

Farias pun kemudian pulang ke kampung halamannya dan membesut tim asal Rio de Janeiro, Duque de Caxias. Hanya sebentar di Brasil, Farias kemudian mendapatkan tawaran untuk menjajal karier di Thailand dan menangani Suphanburi pada 18 Desember 2014 hingga 13 Agustus 2015.

Kembali tanpa gelar di Thailand, Farias mencoba peruntungan ke India dan bergabung bersama NorthEast United FC pada 2016, tepatnya pada 13 Mei. Namun, pada 9 Juli pada tahun yang sama, Sergio Farias mundur dan kembali ke Thailand untuk membesut Suphanburi lagi.

Sayang, bersama Suphanburi untuk keduanya tak juga membuat Farias berhasil meraih gelar juara. Hanya satu musim bersama tim Thailand itu, Farias pun kembali pergi.

Kemudian pada 2018, Farias menjajal peruntungan ke Sudan dengan menangani Al Hilal. Sayang, kariernya di sana hanya hitungan bulan. Pada tahun itu, Al Hilal sampai menjajal banyak pelatih, termasuk Mohamed Eltayeb, Irad Zaafouri, dan Lamine N'Diaye.

Pada musim lalu, Farias mencoba untuk hijrah ke Mesir dan menangani Tala'ea El Gaish SC. Satu hal yang menarik, Farias datang pada 11 Juli 2019 setelah pelatih sebelumnya, Luc Eymael mundur pada 28 Mei 2019. Artinya, Farias hanya dua pekan menangani tim asal Mesir yang finis di posisi kedelapan dalam Liga Premier Mesir 2018-2019 itu karena musim berakhir pada 28 Juli 2019.

Lantas, apakah Persija Jakarta bisa berharap banyak terhadap Sergio Farias pada musim kompetisi 2020? Mengingat pelatih yang terakhir kali mengenyam gelar juara pada 2009 itu kesulitan untuk membawa timnya menjadi juara dalam 10 tahun terakhir.

Disadur dari Bola.com (Benediktus Gerendo P./Aning Jati, published 13/1/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Windi Wicaksono, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan