Koala Terjebak di Tengah Kepungan Api, Hamilton Gelontorkan Bantuan Rp6,8 Miliar

Juara dunia F1, Lewis Hamilton, tidak tahan melihat penderitaan hewan-hewan korban kebakaran di Australia.

Diterbitkan 10 Januari 2020, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Juara Formula 1 Lewis Hamilton ikut ambil bagian dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Australia. Pembalap tim Mercedes itu menjanjikan dana bantuan sebesar 380 ribu pound sterling atau setara Rp6,8 miliar untuk membantu regu pemadam dan perlindungan hewan.

Kebakaran hutan dan lahan yang menimpa sejumlah kawasan di Australia tengah menjadi perhatian dunia. Tragedi yang dikenal dengan sebutan bushfire itu telah merusak lebih dari 6,3 juta hektare lahan dan hutan. Kebakaran juga menewaskan 27 orang dan membunuh ratusan juta ternak dan hewan liar di sana.

Dunia kini bergerak untuk membantu penanganan kebakaran hutan Australia. Beragam bentuk donasi digalang untuk mengumpulkan dana bagi para korban maupun upaya pemadaman serta pemulihan.

Hamilton juga ikut terpukul dengan kejadian ini. Lewat akun Instagramnya, pembalap asal Inggris itu menyampaikan kesedihannya saat mengunggah video penyelamatan koala korban kebakaran. Dalam video tersebut, tampak seekor koala kebingungan di tengah kobaran api.

View this post on Instagram

It saddens me deeply to know that over 1 billion animals in Australia died a painful death, no way out, not their fault. My love of animals is no secret and I can’t help but grieve for the defenceless animals thought to have died so far, pushing certain species closer to extinction. I’m lucky enough to visit Australia often and I know first-hand how beautiful the country is. Keep fighting Australia. I’ve spent some time speaking to people in Australia who are working at the heart of this and I’m filled with admiration for everything they are doing. I implore you to join me in thinking about the impact we are having on our planet. Let’s work together to make small changes, and encourage our family and friends to do the same, so we can help shift the direction we’re going in. I’m donating $500K to support @wireswildliferescue @wwf_australia and the Rural Fire Services. If you are able and haven’t already, you can donate too. Every little helps. Animals: @wireswildliferescue @wwf_australia Rural Fire Services: @nswrfs @cfavic @rfbaq @dfes_wa @cfsfoundation #TasmanianFireService #PrayingForAustralia

r: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;">A post shared by Lewis Hamilton (@lewishamilton) on

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Sangat sedih saat mengetahui lebih dari 1 miliar hewan mati dengan cara mengenaskan di Australia, tidak ada jalan keluar, dan bukan karena kesalahan mereka. Kecintaan saya terhadap hewan bukan rahasia, dan saya tidak bisa tidak berduka atas binatang tak berdaya yang diperkirakan mati hingga saat ini, mendorong mereka ke arah kepunahan," ujar pria berusia 35 tahun tersebut menambahkan. Selain merenggut korban jiwa, hewan dan ternak memang menjadi korban dari kebakaran hebat yang melanda Australia. Kanguru dan Koala yang menjadi binatang ikonik Australia juga banyak yang mati.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Fadjriah Nurdiarsih, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan