Seperti Montreal, Formula E 2020 di Jakarta Bisa Batal Karena Biaya Besar dan Banjir

Montreal Kanada pernah membatalkan keinginan jadi tuan rumah Formula E karena tak mau mengeluarkan uang untuk kegiatan kurang berguna bagi masyarakat. Apakah Jakarta juga demikian?

Diterbitkan 04 Januari 2020, 22:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejumlah kota lainnya yang menggelar balap mobil elektrik itu yakni Ad Diriyah (Arab Saudi), Santiago (Cile), Mexico City (Meksiko), Hong Kong, Sanya (China), Roma (Italia), Paris (Prancis), Seoul (Korea Selatan), Berlin (Jerman), New York (Amerika Serikat), dan London (Inggris).

Rencana anggaran untuk menggelar Formula E di Jakarta itu mencapai Rp 1,6 triliun. Sedangkan tahun 2020 alokasi APBD untuk penanggulangan banjir DKI Jakarta dilaporkan berkisar 1,1 persen dari total APBD DKI Jakarta tahun 2020 yang senilai Rp87,9 triliun.

Montreal Pernah Batal

Masalah dana yang besar untuk penyelenggaraan Formula E juga pernah dipermasalahkan Montreal. Bahkan ibu kota Kanada ini membatalkan niat mereka untuk jadi tuan rumah Formula E 2018 lalu.

Walikota Montreal, Valerie Plante ogah menggelar kembali Formula E untuk kedua kalinya. Dia tak mau membebani masyarakatnya untuk biaya Formula E Montreal yang mencapai 35 juta dollar (Rp 486,5 Miliar).

"Warga Montreal sudah jelas tak mau uang dibuang lagi untuk proyek yang tak berguna buat mereka. Mei tahun lalu (2017), penyelenggara langsung mengalami gangguan finansial yang hebat," katanya seperti dikutip cbc.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan