Minta Gaji Fantastis, Makan Konate Bikin Bhayangkara FC Gigit Jari

Sebelumnya, Bhayangkara FC dikabarkan tinggal selangkah lagi membajak Makan Konate dari Arema FC. Perkembangan terbaru, agen dari pemain berusia 27 tahun itu justru menghindari negosiasi.

Diterbitkan 31 Desember 2019, 08:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Rencana Bhayangkara FC untuk merekrut Makan Konate tampaknya bakal sulit terwujud. Pasalnya negosiasi kedua pihak tak kunjung menghasilkan kesepakatan.

Sebelumnya, Bhayangkara FC dikabarkan tinggal selangkah lagi membajak Makan Konate dari Arema FC. Perkembangan terbaru, agen dari pemain berusia 27 tahun itu justru menghindari negosiasi.

“Makan Konate tidak jadi ke Bhayangkara FC. Sudah deal padahal. Tapi, agennya mengulur-ulur negosiasi,” ujar Chief Operating Officer (COO), Bhayangkara FC, Sumardji.

Dari rumor yang berembus, Makan Konate justru merapat ke Tira Persikabo. Ketika disinggung mengenai kabar tersebut, Sumardji mengaku tidak tahu-menahu.

“Saya tidak tahu kalau ternyata Makan Konate ke Tira Persikabo,” tutur COO Bhayangkara FC itu.

Adapun, pembicaraan perpanjangan kontrak Makan Konate dan Arema FC juga tidak menemui titik terang. Sebab, gelandang asal Mali itu disebutkan meminta kenaikan nilai kontrak yang terlampau tinggi.

Berusaha Mempertahankan Anderson Salles

Sementara itu, Sumardji mengatakan masih mempertimbangkan untuk memperbaharui kontrak bek Anderson Salles. Berkat penampilan impresif pada musim lalu, pemain asal Brasil ini menjadi properti panas di bursa transfer.

Sumardji juga memastikan, Bhayangkara FC tetap mempertahankan gelandang Bruno Matos. Sebelumnya, eks pemain Persija Jakarta ini dirumorkan dilirik oleh klub lain.

“Masih kami diskusikan soal Anderson Salles. Kalau untuk Bruno Matos, dipastikan dia tidak akan ke mana-mana,” tutur Sumardji.

Disadur dari: Bola.com (penulis M. Adiyaksa, editor Wiwig, published 30/12/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Klasemen Moto3 2026: Gagal Finis di Assen, Veda Ega Pratama Melorot

Muhammad Adi Yaksa, Adyaksa Vidi, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan