3 Alasan Luis Milla Layak Kembali Melatih Timnas Indonesia

Luis Milla pernah menangani Timnas Indonesia, mulai dari Timnas U-22 di SEA Games 2017 hingga Timnas U-23 di Asian Games 2018.

Diterbitkan 22 Oktober 2019, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Simon McMenemy dalam tekanan besar setelah Timnas Indonesia menelan empat kekalahan beruntun sejak tampil di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Gaung kembalinya Luis Milla menangani Timnas Indonesia pun ramai.

Simon McMenemy baru ditunjuk menangani Timnas Indonesia pada awal 2019. Pelatih asal Skotlandia itu diharapkan bisa menjadi solusi bagi prestasi Tim Garuda yang baru saja terpuruk di Piala AFF 2018 ketika digantikan oleh Bima Sakti selepas kepergian Luis Milla.

Setelah ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memanfaatkan tiga laga uji coba untuk mempersiapkan tim tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Myanmar, Yordania, dan Vanuatu menjadi lawan yang dipilih.

Kemenangan 2-0 atas Myanmar dan 6-0 atas Vanuatu jadi dua hasil positif yang diraih Simon McMenemy bersama Timnas Indonesia. Bahkan dari tiga laga uji coba itu, Tim Garuda kalah 1-4 dari Yordania, yang dianggap sebagai sebuah persiapan bagus karena Timnas Indonesia akan menghadapi lawan asal Timur Tengah saat kualifikasi.

Namun, tiga laga uji coba tersebut ternyata tak bisa menjadi gambaran nyata ketika Timnas Indonesia tampil di fase kualifikasi Piala Dunia 2022. Tim Garuda digebuk lawan dalam empat laga pertama yang digelar September dan Oktober 2019.

Kekalahan 2-3 dari Malaysia dan 0-3 dari Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada 5 dan 10 September 2019 cukup memantik reaksi keras dari penggemar Timnas Indonesia. Kekalahan 0-5 dari Uni Emirat Arab di Dubai dan 1-3 dari Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 10 dan 15 Oktober 2019 membuat kritik lebih keras datang untuk Simon McMenemy.

Dalam tekanan yang begitu besar untuk Simon McMenemy, rumor pergantian pelatih pun muncul. Sejumlah pelatih, baik lokal maupun impor diprediksi bisa menjadi penerus meski mantan pelatih Bhayangkara FC itu saat ini masih berstatus pelatih kepala Timnas Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pria yang pernah menangani Timnas Indonesia, mulai dari Timnas U-22 di SEA Games 2017 hingga Timnas U-23 di Asian Games 2018, pun menjadi satu di antara beberapa pelatih yang digadang menjadi pengganti Simon McMenemy. Bahkan, warganet Indonesia kerap berkomentar di media sosial Luis Milla untuk meminta agar pelatih asap Spanyol itu mau kembali menangani Timnas Indonesia. Berikut tiga alasan kuat mengapa Luis Milla layak dipertimbangkan oExco PSSI sebagai pengganti Simon McMenemy di [Timnas Indonesia](4090870 "") ketika mereka memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Spanyol itu. * Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Bogi Triyadi, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan