PB Lemkari Ingin Luruskan Sejarah di Kejurnas Karate Piala Anton Lesiangi I

PB Lemkari pimpinan Jeanie Monoarfa menggelar kejurnas Karate Piala Anton Lesiangi I. Ini tak hanya ditujukan untuk membina atlet tapi juga untuk meluruskan sejarah.

Diterbitkan 17 Oktober 2019, 20:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Selain itu, sengaja kami membuat event ini sebagai refleksi atau mengingatkan kembali akan kejayaan Lemkari seperti tahun 1980- 1990 an dimana banyak sekali lahir karateka berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Terbuka

Jeannie menegaskan pihaknya membuka tangan bagi karateka Lemkari di seluruh Indonesia yang ingin mengikuti kejurnas Kwarnus Cup 2019 dan Piala Anton Lesiangi I.

"Kalau buat kami, Lemkari itu tidak ada sebelah mana - sebelah mana. Sepanjang mereka masih memakai lambang macan yang menjadi simbol Lemkari sejak pertama kali didirikan oleh Anton Lesiangi pada 1970, mereka adalah keluarga dan darah daging kami. Jadi akan kami terima dengan tangan terbuka jika ingin mengikuti ajang ini," kata Jeannie.

"Sejujurnya mereka itu banyak yang tidak tahu bahwa sudah ada dua akta atas nama Lemkari. Di media sosial ramai sekali atlet dan pengurus yang menyuarakan suara hatinya. Mereka nyatakan kalau tahu Lemkari yang mereka ikuti pendirinya adalah orang baru mereka tidak mau. Bahkan banyak sudah yang membuat surat pernyataan mundur dari Lemkari baru tersebut dan kembali ke Lemkari yang didirikan Anton Lesiangi yang diakui PB FORKI."

Sementara itu, Ketua Umum PB Perkumpulan Karate Do Indonesia adalah Yuddy Chrisnandi (mantan Menpan RB) dan sampai sekarang perguruan tersebut tidak menjadi anggota PB FORKI.

"Kalau kata Sekjen kami Rosi Nurasjati yang kebetulan orang sunda, digelarnya Piala Anton Lesiangi ini supaya generasi Karateka Lemkari "Tidak Poekeun Obor", artinya tidak putus dan tidak ada missing link antara para senior khususnya Pendiri dengan generasi yang masih utuh ke depan. Karena kita tidak tahu sampai kapan kita akan hidup," katanya.

Jeannie menambahkan PB Lemkari akan terus konsisten dengan tujuannya untuk membina atlet. Bahkan dalam waktu dekat, PB Lemkari akan bekerjasama dengan Jepang dan Jerman untuk meningkatkan kualitas atlet, pelatih, wasit dan juri binaan PB Lemkari.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan