5 Fakta Menarik Julian Naglesmann: Kandidat Manajer Baru MU

Julian Nagelsmann menjadi kandidat kuat menangani Manchester United. Pihak Manchester United sudah mulai mendekati sang pelatih.

Diterbitkan 10 Oktober 2019, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Manchester United (MU) tengah mengalami masa sulit di bawah kendali manajer Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah hanya meraih sembilan poin dalam delapan pertandingan terakhir dan bercokol di posisi ke-12 klasemen sementara Premier League 2019-2020.

Situasi tersebut membuat MU berada pada fase terburuk dalam 30 tahun terakhir. Kini, dengan jarak dua poin dari zona merah, membuat Setan Merah terancam terdegradasi ke Champoinship Division

Berlatar hasil buruk tersebut, posisi posisi Ole Gunnar Solskjaer di kursi kepelatihan MU semakin panas. Kabar beredar, petinggi Manchester United sudah menyiapkan beberapa nama pengganti Ole Gunnar Solskjaer sebagai nakhoda kapal MU.

 

Sang Kandidat

Satu di antara nama yang mulai muncul ke permukaan adalah Julian Nagelsmann. Pria yang kini berstatus pelatih RB Leipzig tersebut memiliki kemampuan menghadirkan warna baru di kubu MU.

Pelatih asal Jerman tersebut sempat menyelamatkan TSG Hoffenheim, yakni keluar dari jerat degradasi. Selain itu, ia sanggup membawa klub yang bermarkas di PreZero Arena tersebut, bermain di Liga Champions.

Saat ini, Nagelsmann sedang menukangi RB Leipzig dan berusaha membawa klub tersebut bersaing di tangga juara Bundesliga musim ini. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai pelatih yang dijuluki sebagai ‘Mini Mourinho’ tersebut.

 

1. Rekor sang pelatih muda

Julian Nagelsmann adalah pelatih termuda dalam sejarah Bundesliga saat dirinya berusia 28 tahun. Hal itu terjadi setelah Nagelsmann mengambil alih kursi kepelatihan Hoffenheim pada 11 Februari 2016.

Saat itu, Nagelsmann menggantikan Huub Stevens karena alasan kesehatan. Pada musim pertama membesut Hoffenheim, Nagelsmann mampu memberi tujuh kemenangan, dua kali hasil imbang dan lima kekalahan.

Berbekal torehan tersebut, Nagelsmann mampu menyelamatkan Hoffenheim dari jeratan degradasi. Nagelsmann juga menjadi pelatih pertama sepanjang sejarah yang membawa Hoffenheim berlaga di pentas Liga Champions pada 2017-18. Raihan tersebut diperoleh setelah Hoffenheim menempati posisi ke-4 Bundesliga pada musim sebelumnya.

 

2. Pensiun dini karena cedera

Lahir di tanah Bavaria membuat Nagelsmann memulai karier sepak bolanya di akademi 1860 Munchen. Namun, Nagelsmann menderita cedera lutut setelah bergabung bersama tim muda Augsburg.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hal itu yang membuat Nagelsmann memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola pada usia 20 tahun. Padahal, secara postur Nagelsmann memiliki postur ideal sebagai bek tengah, yakni tinggi 190 cm. Sayang, ia tak pernah bisa 'mengalahkan' cedera yang menimpanya. Beberapa pihak menilai, seharusnya Julian Nagelsmann bisa memerpanjang masa karier andai tim dokter bisa sigap dan langsung mendapatkan perawatan memadai.  

Halaman
Show All
Nurfahmi Budi, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan