Suporter Tewas Bakar Diri, Timnas Iran vs Kamboja Akhirnya Terbuka untuk Wanita

Supoter asal Iran, Sahar Khodayari tewas bakar diri setelah dijatuhi hukuman 6 tahun oleh pengadilan, bulan lalu.

Diterbitkan 07 Oktober 2019, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Salah satunya adalah terkait distribusi tiket yang dianggap berantakan. Sebab tiket untuk laga yang berlangsung di stadion berkapasitas 78 ribu itu dijual daring lewat situs kecil.

Federasi sepak bola Iran juga tidak mengumumkan secara resmi penjualan ini. Wanita-wanita di Iran justru mengetahui kuota bagi mereka lewat informasi di media sosial. 

"Situasinya sedikit berantakan," kata salah satu aktivis Open Stadium. 

Selain itu, para aktivis juga masih mempertanyakan pemisahan tempat antara pria dan wanita pada laga nanti. Aturan ini menurut mereka membatasi ibu yang hendak membawa anaknya. Selain itu, aturan terhadap wanita penyandang disabilitas juga belum jelas. 

Banyak yang beranggapan, aturan ini hanya bersifat sementara demi menghormati wakil FIFA yang bakal hadir dalam laga nanti. Sebab sebelumnya, pemerintah Iran juga pernah mengizinkan wanita untuk menghadiri leg kedua final Liga Champions Asia yang dihadiri Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada November lalu. Namun setelah pertandingan itu, pemeritah Iran kembali melarang wanita untuk menghadiri pertandingan sepak bola. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan