Joging Siang Hari Lebih Efekif Membakar Lemak ketimbang Lari Pagi

Joging siang hari lebih efektif membakar lemak ketimbang lari pada pagi hari. Sebab, tubuh akan cepat berinteraksi dengan udara panas dan lembab.

Diterbitkan 06 Oktober 2019, 08:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di sisi lain, joging siang hari juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Sama halnya seperti lari pada pagi maupun sore hari, manfaat joging pada siang hari juga dapat menstabilkan peredaran darah, menguatkan jantung, mempertahankan keseimbangan metabolisme tubuh agar tetap prima, serta mampu mempertahankan kekuatan otot.

Banyak yang menganggap olahraga siang cepat membuat tubuh lelah, berkeringat dan memacu jantung lebih cepat. Namun, efek tersebut sebenarnya sangat baik untuk pencegahan pergerakaan sel kanker, terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat kanker pribadi maupun turunan.

Pada dasarnya, sel kanker tidak mampu berkembang pada tubuh yang memiliki sistem metabolisme yang selalu sehat dan daya taahaan tubuh yaang stabil.

Metabolisme tubuh dan daya tahan tubuh yang stabil hanya bisa diwujudkan dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna. Anda disarankan untuk menjauhi segala bentuk radikal bebas misalnya dari makanan yang mengandung lemak jenuh, makanan olahan, polusi udara dan lain sebagainya.

Jangan Joging pada Siang Hari dengan Menggunakan Jaket

Berhati hatilah dengan pemakaian jaket saat berlari pada siang hari. Mengapa demikian? Tak jarang orang beranggapan bahwa ingin mendapatkan keringat yang banyak dari olahraga lari siang dengan memakai jaket. Justru hal ini keliru.

Memakai jaket pada saat olaharaga lari memang dapat membuat tubuh berkeringat lebih banyak dan lebih cepat, namun perlu diketahui bahwa terdapat bahaya yang mengancam kesehatan organ tubuh di balik pemakaian jaket. Berikut ini alasannya :

  • Tubuh akan mengalami dehidrasi, sakit kepala mendadak dan kelelahan yang berlebihan, serta dapat membuat organ tubuh cepat rusak lantaran harus bekerja ekstra dan membuat tubuh kekurangan cairan.
  • Membuat tubuh tidak memiliki ruang untuk mengeluarkan racun. Justru malah membuat racun yang berupa keringat semakin menempel pada tubuh dengan gara-gara memakai jaket.
  • Menyebabkan suhu tubuh meningkat drastis secara tidak alami, akibatnya akan menyumbat pembuluh darah menuju jantung yang dapat membuat gagal jantung atau serangan jantung mendadak karena jantung tidak dapat memompa darah dengan lancar.
  • Dapat menyebabkan pengentalan dan penggumpalan darah. Hal itu juga akan menyumbat aliran darah keseluruh tubuh, termasuk saluran darah menuju otak.
  • Memakai jaket memang bisa membakar lemak lebih cepat, tetapi bisa membuat gemuk kembali dengan cepat pula. Sebab, banyaknya keringan yang keluar di iringi dengan suhu tubuh yang terlalu panas, padahal suhu tubuh Anda akan tetap sehat meski suhu tidak terlalu tinggi.

 

Disadur dari Bola.com (Penulis Novie Rachmayanti / Editor Wiwig Prayugi, Published 05/10/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Novie Rachmayanti, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan