3 Alasan Dominasi Barcelona di La Liga Bakal Dihentikan Madrid

Pendukung Barcelona wajib cemas melihat pergerakan agresif Real Madrid di bursa transfer.

Diterbitkan 21 Juni 2019, 18:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Barcelona dalam rentang 10 tahun terakhir jadi Raja Spanyol. Azulgrana berkali-kali jadi juara La Liga. Rival utama mereka, Real Madrid seperti tak bisa berbuat apa-apa. Tapi, musim depan ceritanya bisa beda.

Dalam lima tahun terakhir Barcelona memenangi empat gelar La Liga, yakni pada musim 2014-2015, 2015-2016, 2017-2018, 2018-2019. Sementara itu, Real Madrid hanya bisa mencuri gelar juara pada musim 2016-2017.

Dominasi Barcelona mulai mencengkram saat Pep Guardiola jadi pelatih pada musim 1990–2001. Dengan permainan cantik Tiki-taka, Barcelona menjelma jadi tim super yang sulit diimbangi Real Madrid.

Barcelona beruntung di saat Pep datang, mereka sedang memiliki Generasi Emas La Masia. Andres Iniesta, Xavier Hernandez, Sergio Busquets, Gerrard Pique, dan juga Lionel Messi adalah deretan pemain berskill tinggi hasil didikan Akademi La Masia Barcelona.

Real Madrid berjuang mengimbangi Barcelona dengan mendatangkan pemain bintang. Hanya saja superstar macam Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Gareth Bale, Luka Modric, juga gagal mengakhiri rantai gelar Barcelona.

Real Madrid sukses merajai Liga Champions 10 tahun terakhir, namun seperti mati angin di persaingan domestik Negeri Matador.

Namun, melihat perkembangan terkini agaknya Barcelona harus bersiap-siap merelakan diri dominasi mereka di Spanyol bakal berakhir. Real Madrid bersiap jadi penguasa baru.

Bola.com punya alasan kenapa dominasi Barcelona di La Liga Bakal Dirontokkan Real Madrid. Simak ulasannya di bawah ini.

Kalah Gesit di Bursa Transfer

Nihil gelar musim lalu membuat Real Madrid berbenah. Zinedine Zidane melakukan peremajaan skuat dengan cekatan.

El Real kini sudah punya sosok pengganti Cristiano Ronaldo: Eden Hazard. Penyerang sayap asal Belgia tersebut diyakini bisa membuat lini serang Los Blancos kembali bertaji.

Hazard pemain dengan tipikal sama dengan Ronaldo atau Messi di Barcelona. Cepat, kreatif, sekaligus mematikan.

Los Blancos sudah membungkus lima pemain dan masih mengincar beberapa nama lagi. Madrid tak ingin membuang waktu.

Lima pemain tersebut adalah Eder Militao, Rodrygo Goes, Luka Jovic, Eden Hazard, dan yang teranyar Ferland Mendy. Sebagai tolok ukur, bursa transfer baru berjalan kurang lebih dua pekan. Madrid tidak membuang-buang waktu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Zinedine Zidane memimpin proyek besar. Dia harus mengembalikan kekuatan Madrid sebagai salah satu raksasa Eropa. Setelah musim 2018/19 yang buruk, Zidane tahu Madrid memerlukan banyak perubahan. Lima pemain itu tidak mudah didapatkan begitu saja. Menurut transfermakrt, Madrid harus mengeluarkan 45 juta euro untuk Rodrygo, 48 juta euro untuk Mendy, 50 juta euro untuk Militao, 60 juta euro untuk Jovic, dan 100 juta euro untuk Hazard. Total, Madrid sibuk dengan total 303 juta euro. Transfer itu belum cukup, kabarnya Zidane masih bersikeras mendatangkan Paul Pogba, Galactico lainnya. Dia meminta pihak klub bekerja keras merayu Manchester United untuk melepaskan gelandang Prancis itu. Jika Pogba datang bisa dibayangkan kekuatan Real Madrid akan seperti apa?

Halaman
Show All
Ario Yosia, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • Trivia Spanyol