Sukses

Profil Tim Uruguay di Copa America 2019: Kuda Hitam yang Tidak Boleh Diremehkan

Jakarta - Timnas Uruguay sudah 15 kali menjuarai Copa America. Berstatus tim tersukses, mereka berusaha menambah koleksi mengandalkan pemain veteran.

Uruguay tercatat keluar sebagai juara pada 1916, 1917, 1920, 1923, 1924, 1926, 1935, 1942, 1956, 1959, dan 1967. Pada saat itu, Copa America masih bernama Campeonato Sudamericano de Futbol.

Ketika telah berganti nama menjadi Copa America pada 1975, Timnas Uruguay meraih titel juara pada 1983, 1987, 1995, dan 2011. Pada final edisi 2011, La Celeste mengatasi perlawanan Paraguay dengan skor 3-0.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Argentina, 24 Juli 2011, trigol Uruguay disarangkan Luis Suarez pada menit ke-11 dan Diego Forlan menit ke-41 serta 89'.

Menyandang status sebagai tim tersukses di Copa America, Timnas Uruguay bukan lawan sembarangan. Apalagi, mereka masih diperkuat pemain-pemain senior yang sarat pengalaman, mulai Fernando Muslera (32 tahun), Diego Godin (33 tahun), Edinson Cavani (32 tahun), hingga Luis Suarez (32 tahun).

Pada Copa America 2019, Timnas Uruguay tergabung di Grup C bersama Ekuador, Jepang, dan Cile. Dalam laga perdana fase grup, mereka akan bersua Ekuador di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, 16 Juni 2019.

2 dari 4 halaman

Oscar Tabarez (Pelatih)

Pelatih 72 tahun tersebut bukan sosok asing untuk Timnas Uruguay. Tabarez tercatat dua periode duduk di kursi pelatih La Celeste. Periode pertama pada 1988 sampai 1990, dan kedua sejak 2006 sampai saat ini.

Pada periode pertama menangani Uruguay, Oscar Tabarez gagal mempersembahkan titel juara. Meski begitu, dia membawa Timnas Uruguay meraih status runner-up Copa America 1989 dan lolos ke putaran final Piala Dunia 1990.

Kesuksesan akhirnya menghampiri Tabarez ketika memasuki periode kedua mengasuh La Celeste. Dia berhasil membawa Timnas Uruguay menjuarai Copa America 2011.

Bukan hanya itu, Tabarez juga selalu mengantarkan Uruguay berlaga pada putaran final Piala Dunia, mulai 2010, 2014, hingga 2018. Sejauh ini, prestasi terbaik mantan pelatih Boca Juniors itu bersama Uruguay di Piala Dunia adalah posisi keempat pada 2010.

Oscar Tabarez berambisi untuk kembali merasakan gelar juara Copa America bersama Timnas Uruguay pada tahun ini. Dengan pemain yang dimiliki saat ini, Tabrez berpeluang mewujudkan hal tersebut.

3 dari 4 halaman

Pemain Kunci

Luis Suarez

Bomber Barcelona ini merupakan sosok penting di lini serang Timnas Uruguay. Sejauh ini, Luis Suarez telah mencatatkan 107 caps dan mencetak 56 gol bersama La Celeste.

Teranyar, dia menyumbangkan satu gol saat Timnas Uruguay meraih kemenangan 3-0 atas Panama, dalam laga persahabatan di Estadio Centenario, Jumat (7/6/2019) malam waktu setempat.

Meski kerap tampil impresif bersama Uruguay, Luis Suarez mengalami sedikit kendala jelang berlaga di Copa America 2019. Dia menjalani operasi lutut kanan sebelum musim 2018-2019 berakhir.

Namun, pemain 32 tahun itu optimistis mampu memberikan kemampuan terbaiknya untuk La Celeste.

"Saya dalam kondisi baik, saya sangat senang. Saya tahu itu, dengan waktu dan kerja keras. Saya yakin bisa pulih pada saat yang tepat," ujar Suarez.

Diego Godin

Jika Luis Suarez andalan Timnas Uruguay di lini serang, Diego Godin adalah sosok sentral di jantung pertahanan. Memiliki postur 187 cm, Godin sangat piawai menghalau serangan lawan, baik bola-bola atas maupun bawah.

Sejauh ini, pemain 33 tahun tersebut mencatatkan 127 caps dan mencetak delapan gol untuk timnas Uruguay. Dia juga turut membantu La Celeste meraih trofi Copa America 2011.

4 dari 4 halaman

Daftar Pemain Timnas Uruguay

Kiper: Martin Campana (Independiente), Fernando Muslera (Galatasaray), Martin Silva (Libertad)

Bek: Martin Caceres (Juventus), Sebastian Coates (Sporting CP), Jose Gimenez (Atletico Madrid), Diego Godin (Atletico Madrid), Marcelo Saracchi (RB Leipzig), Giovanni Gonzalez (Penarol)

Gelandang: Giorgian de Arrascaeta (Flamengo), Rodrigo Bentancur (Juventus), Diego Laxalt (AC Milan), Nicolas Lodeiro (Seattle Sounders), Nahitan Nandez (Boca Juniors), Gaston Pereiro (PSV), Lucas Torreira (Arsenal), Federico Valverde (Real Madrid), Matias Vecino (Inter)

Penyerang: Edinson Cavani (Paris Saint-Germain), Maxi Gomez (Celta Vigo), Jonathan Rodriguez (Cruz Azul), Cristhian Stuani (Girona), Luis Suarez (Barcelona)

 

Sumber: Bola.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Kerasan di Barcelona, Luis Suarez Tolak Pinangan David Beckham
Artikel Selanjutnya
Messi Bikin Grup WhatsApp Beranggotakan Neymar dan Suarez