Cerita Gondangdia: Bukber, Menyambut Berkah di Ujung Ramadan

Bertempat di lantai 5 Gedung KLY Office, Gondangdia, Jakarta, kami semua mengadakan buka puasa redaksi Liputan6.com di bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Diterbitkan 31 Mei 2019, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rabu, 29 Mei 2019, jadi hari yang spesial bagi kami, awak media Liputan6.com. Bertempat di News Room, lantai 5 kantor, di Gedung KapanLagi Youniverse (KLY) Office, Gondangdia, Cikini, Jakarta, kami menggelar buka puasa bersama (bukber) di ujung bulan Ramadan, menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Para personel kanal Bola Liputan6.com yang bertugas hari itu pun dengan semangat ikut membaur dengan kawan-kawan dari kanal News, Showbiz, Tekno, Foto, Bisnis, Otomotif, Health, hingga Multimedia. Hadir juga Direktur konten KLY, Wens Manggut, atau Kak Wens, begitu biasa kami memanggilnya.

News Rooms, ruangan "sakral" itu pun jadi penuh sesak. Tapi tidak ada rasa tak nyaman, semua malah berseri-seri. Maklum, menjelang buka puasa sih...

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Mohamad Ali dai kanal News, dengan saritilawah Ayu Lestari dari kanal Bisnis.

Lalu, seperti biasa, Redaktur pelaksana (redpel) Showbiz, Telni Rusmitantri, tampil menjadi host di acara ini. Mbak Telni memang punya kemampuan khusus sebagai host.  Joke-joke-nya saat membawakan acara selalu segar, membuat suasana cair. Maklum, doi host beneran, he, he, he...

Dengan gaya khasnya Mbak Telni menyapa semua personel yang hadir di lantai 5. "Ini kita kumpul lagi di bulan Ramadan bertepatan dengan setahun di Gondangdia," ujar Telni membuka acara, setelah sebelumnya mengucap salam.

Redaksi Liputan6.com memang baru setahun berkantor di Gondangdia, atau tepatnya sejak tanggal 28 Mei 2018. Di sini, kami bergabung dengan vertikal-vertikal lain di bawah KapanLagi Youniverse (KLY), seperti Bola.com, Fimela, dan lainnya.

Sementara beberapa vertikal dari KLY, seperti KapanLagi.com, Bola.net masih bermarkas di Malang. Ada juga yang di kawasan Tebet, Jakarta, seperti Merdeka.com dan Dream.co.id. Selain itu, kami juga memiliki tim organik yang bermarkas di Yogyakarta.

Sebelumnya, Liputan6.com bermarkas di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, bergabung dengan stasiun-stasiun televisi di bawah naungan Emtek Group, seperti SCTV, Indosiar, dan O Channel.

 

Kembali ke lantai 5 Gedung KLY....

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Telni lalu mengajak kami bermain kuis. Pertanyaan-pertanyaannya pun, masih seputar redaksi [Liputan6.com](3852186 ""). Seperti misalnya, siapa nama-nama redpel Liputan6.com, nama lengkap atau usia beberapa pimpinan kami, sampai nama kawan-kawan yang sudah resign. Wajar saja, banyak yang dengan jitu menebak pertanyaan-pertanyaan dari Telni. Wong setiap hari ketemu kok. Bagi yang menebak tepat, tentu saja mendapatkan hadiah menarik. Dua awak tim multimedia: Johan, Zulfikar Abubakar, Putu (lifestyle), dan Vira (news) jadi orang-orang yang beruntung membawa pulang hadiah-hadiah itu. Tapi, sesi kuis ini justru yang bikin ramai. Pasalnya, saat sesi tanya jawab yang dipandu Telni, kerap memancing gerrrr... Suasana pun makin cair. Tak terasa lapar haus yang sejak siang melanda, megingat panasnnya udara di luar. Menjelang adzan Maghrib, wakil pemimpin redaksi kami, Irna Gustiawati memberikan kata sambutan. Dia berharap Ramadan kali ini, Liputan6.com semakin mendapat berkah dari Tuhan yang maha kuasa. Dia juga berharap kru [Liputan6.com](3954274 "") semakin solid. "Selamat lebaran. Semoga yang mudik bisa selamat dan kembali sampai tujuan," ucap sosok yang kami sapa Mbak Irna itu, dengan senyumnya yang khas. Saat adzan Magrib berkumandang, kami semua berdoa bersama dipimpin Luqman Rimadi, salah satu pilar utama kanal News. Kami semua berharap mendapat perlindungan dari Tuhan.  Setelah itu, tanpa dikomando, semua yang hadir di lantai 5 langsung menyerbu makanan yang sudah tersedia. Tampaknya, masing-masing memang sudah mengincar makanan-makanan yang bakal mereka eksekusi saat berbuka. Maklum, sajian disediakan memang menggiurkan. Ada martabak, nasi kebuli, gorengan, hingga minuman-minuman manis. Bukankah berbuka puasa sebaiknya dengan yang manis-manis? Ah, tak terbayangkan nikmatnya berbuka puasa bersama rekan-rekan seperjuangan. Bukan hanya menghapus rasa dahaga dan lapar, di sini juga kami merasakan kekompakan, kekeluargaan yang amat sangat.

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan