8 Besar Piala Presiden 2019, Ajang Adu Taktik 4 Pelatih Top

Piala Presiden 2019 telah memasuki babak perempat final atau delapan besar.

Diterbitkan 20 Maret 2019, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Delapan pelatih yang menangani delapan klub di babak perempat final Piala Presiden 2019 akan bertarung strategi untuk membawa timnya lolos ke babak semifinal. Siapa yang lebih hebat, maka harga dirinya akan terangkat.

Persebaya Surabaya, Tira Persikabo, Bhayangkara FC, Kalteng Putra, Persija Jakarta, Madura United, Persela Lamongan, dan Arema FC akan memperebutkan empat tiket di babak empat besar Piala Presiden 2019.

Drawing babak delapan besar Piala Presiden akan diadakan pada Selasa (19/3/2019). Untuk jadwal penyelenggaraannya, dimulai pada 29-31 Maret 2019.

Di babak ini, sistem pertandingan hanya sekali digelar. Untuk itu, kedelapan pelatih tersebut harus mengeluarkan taktik terbaiknya agar timnya berjaya.

Para pelatih dituntut untuk meracik strateginya agar ampuh menaklukkan lawan di babak delapan besar Piala Presiden. Faktor non-teknis lain yang biasanya mewarnai keberhasilan klub adalah keberuntungan.

Bola.com mencoba merangkum delapan pelatih yang berpeluang menonjol di babak delapan besar Piala Presiden 2019:

Ivan Kolev (Persija Jakarta)

Ivan Kolev mulai dapat keluar dari bayang-bayang Stefano Cugurra Teco di Persija Jakarta. Penampilan tim berjuluk Macan Kemayoran itu terbilang membaik di tangannya.

Teco adalah pelatih yang membawa Persija meraih treble winner pada tahun lalu, termasuk Piala Presiden 2018. Beban Kolev pun meninggi lantaran mempertahankan trofi juara lebih sulit dibanding meraihnya.

Beruntung bagi Kolev. Laju Persija di babak delapan besar akan lebih mudah. Pasalnya, Macan Kemayoran akan menjadi tuan rumah pada fase yang memakai format satu pertandingan itu.

Sejauh ini, racikan Kolev terbukti ampuh di Persija. Selain membawa Macan Kemayoran melangkah ke babak delapan besar Piala Presiden, tim ibu kota juga belum terkalahkan di Piala AFC.

Djajang Nurdjaman (Persebaya Surabaya)

Djajang Nurdjaman adalah pelatih bersejarah di Piala Presiden. Dalam tiga edisi sebelumnya, arsitek asal Majalengka, Jawa Barat itu selalu mambawa timnya minimal lolos ke babak semifinal.

Pada 2015, Persib Bandung diantarnya menjadi juara. Dua tahun kemudian, Persib mencapai babak semifinal sebelum dikandaskan Borneo FC. Pada tahun lalu, pelatih berusia 54 tahun ini sukses membawa PSMS Medan melangkah ke empat besar sebelum disingkirkan Persija Jakarta.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kembali tampil di Piala Presiden bersama Persebaya Surabaya, arsitek yang karib dipanggil Djanur tersebut tentu ingin mempertahankan rekornya di turnamen pramusim ini. Untuk permulaan, tim berjuluk Bajul Ijo itu telah dibawanya ke babak delapan besar. Persebaya yang keluar sebagai juara Grup A, berhak menjadi tuan rumah di babak delapan besar. Keuntungan ini pasti akan dimanfaatkan Djanur untuk memperpanjang pencapaiannya.

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Windi Wicaksono, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan