Phnom Penh - Salah satu tantangan saat meliput event di luar negeri adalah soal makanan, tak terkecuali di Piala AFF U-22 2019. Beruntung di Kamboja, tepatnya di Phnom Penh, ada 'Restoran Sumatra' yang menyajikan masakan khas Tanah Air.
Kesan pertama jika melihat namanya, yakni ‘Restoran Sumatra’, ekspektasi yang diharapkan tentu saja tempat ini menyajikan masakan-masakan dari Pulau Sumatra. Pada kenyataannya, tak sekadar masakan Sumatra, restoran yang terletak di 67, Street 123 Sangkat Toul Tum Poung, Phnom Penh, itu menyajikan berbagai masakan dari seluruh Nusantara.
Markus memberanikan diri untuk membuka restoran di Phnom Penh, Kamboja, dengan modal dua meja saja. Lambat laun, usaha yang dirintisnya mampu berkembang dan sejauh ini sudah dua kali pindah ke tempat yang lebih besar hingga akhirnya menetap di lokasi sekarang.
“Pada 2008, saya punya kesempatan jalan-jalan ke Kamboja kemudian saya melihat adanya peluang untuk memulai bisnis makanan Indonesia. Saya melihat hanya ada orang asing dan saya yakin mereka suka makanan Indonesia. Saya mulai akhirnya Restoran Sumatra pada 2009,” kata Markus.
Pemilihan nama Restoran Sumatra ternyata punya filosofis. Menurut Markus, nama tersebut dipilih karena mengacu pada lagu yang terkenal di Kamboja, yakni Leahaey Sumatra.
Restoran Sumatra sendiri memiliki menu favorit yang kerap dipesan para pengunjung. Menurut Markus, menu favoritnya adalah terong balado.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414739/original/008691500_1763347745-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-17T094821.756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480209/original/055827300_1769049427-53be1b51-4a07-4337-a7d7-3ea2480321b2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7366296/original/044645100_1780146957-dedi_mulyadi-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2736643/original/006788500_1550939862-20190223_141025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409475/original/099185100_1479452337-Kamboja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303491/original/082622100_1784637904-Team_Indonesia01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480373/original/066146800_1769054891-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315649/original/093189700_1785847354-Wamenlu_Arif_Havas_Oegroseno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782564/original/078010800_1782891228-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_14.17.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260770/original/076648700_1750638493-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5622699/original/082401100_1778213650-Screenshot_2026-05-08_105805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168827/original/096917600_1742462405-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263225/original/037460900_1781869308-IMG-20260619-WA0012.jpg)