10 Pesepak Bola Muda Surabaya Berlatih di Liverpool

Sepuluh pesepak bola muda asal Surabaya ditemani Supriadi,

Diterbitkan 22 November 2018, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Liverpool - Sepuluh pesepak bola muda terpilih yang dikirimkan Pemkot Surabaya sudah menjalani beberapa coaching clinic di Inggris sejak Senin (19/11/2018). Hari ini, 10 pemain muda ini akan akan melawat ke markas Liverpool.

Di sana, mereka akan melakukan latihan teknik dan fisik untuk mengembangkan kemampuan sepak bola mereka. Para pemain itu terdiri atas kelompok di bawah umur 14 tahun (U-14), termasuk pemain timnas U-16, Supriadi.

Selain Supriadi, sederet pemain lain yang dikirim Pemkot Surabaya ke Liverpool adalah Muchammad Aliman, Raditya Duta Mahendra, Resta Ferdinand Indrayana, Saptian Dwi Wicaksono, Alfyan Muzhaky, Aprilio Ferdinan Retassambery, Arvalito Apta Dimawan, Bima Putra Brahma Tio, dan Haekal Wisdom Leonarddin.

Setibanya di Bandara Manchester, Britania Raya, pada hari Senin (19/11/2018), kesepuluh pemain sepak bola muda asal Surabaya yang mendapat beasiswa pendidikan sepak bola dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung diboyong menuju stadion Tranmerre Rovers FC untuk melakukan coaching clinic. Di sana, mereka diterima Presiden Rovers FC, Mark Palios.

Presiden Rovers FC Mark Palios mengucapkan selamat datang di pusat pelatihan Tranmerre Rovers FC untuk Supriadi dan kawan-kawan. Kerja sama antar kedua negara ini, ujar Mark, sebagai wujud penyelenggaraan pelatihan elite sepak bola sekaligus berbagi pengalaman agar mampu merasakan budaya sepak bola di bagian Utara-Barat, Inggris.

“Selain itu, kami juga akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk melihat dan mengamati cara klub profesional beroperasi di fasilitas pelatihan elite milik kami,” ujar Mark.

 

 

Pelatih Profesional

Disampaikan Mark, selama 2 minggu ke depan, Supriadi Cs dilatih tiga orang yang sudah memiliki keahlian untuk mengembangkan kemampuan mereka. Ketiganya adalah Direktur Teknik Sepak Bola Internasional, Dan O’Donnell, Pelatih Sepak Bola Internasional Manajer Rekrutmen, Matt Hunter, serta Manajer Pengembangan dan Pembinaan Internasional, Emma Palios.

“Tidak sekadar belajar dan mengembangkan kemampuan sebagai pemain, tapi juga merasakan Tranmerre Rovers sebagai rumahnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas M. Fikser menyampaikan, selama dua pekan di Inggris, 10 pemuda mendapatkan berbagai macam ilmu sepak bola dari pelatih akademi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Kemarin (19/11), mereka melakukan pelatihan fisik di dalam gedung dan mendengarkan pola penerapan strategi sebelum bermain,” jelas Fikser pada Rabu, (21/11/2018). Fikser menyebutkan karena Inggris tengah memasuki musim dingin, maka ke-10 pesepak bola muda itu harus menyesuaikan diri. “Saat ini di sana lagi musim dingin. Jadi, mereka harus pemanasan di lapangan indoor terlebih dahulu sebelum latihan di lapangan terbuka,” ucapnya. Tidak sekadar ilmu sepak bola yang harus diperoleh, anak-anak juga diminta untuk mentaati beberapa peraturan selama mengikuti pelatihan di sana, antara lain, diwajibkan mengikuti pelatihan secara keseluruhan, tidak boleh meninggalkan grup tanpa seizin staf TRC, tidak boleh berjalan-jalan di area Prenton Park atau The Campus sendirian (kawasan dekat kamp pelatihan), dilarang mengambil foto anak-anak di akademi maupun di kamp pelatihan.

Halaman
Show All
Dian Kurniawan, Defri Saefullah, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan