Sukses

Kerap Dikritik, Statistik Justru Tunjukkan Bakayoko Gelandang Terbaik AC Milan

Liputan6.com, Jakarta Karier Tiemoue Bakayoko di AC Milan banyak disebut-sebut akan segera berakhir. Pasalnya, penampilan gelandang asal Prancis ini, dalam beberapa pertandingan pertamanya bersama AC masih kurang meyakinkan.

Gelandang 23 tahun ini, didatangkan dari Chelsea dengan status pemain pinjaman. Bakayoko menjadi pemain Prancis ke-14 dalam sejarah perjalanan AC Milan.

Media di Italia menyebutkan AC Milan sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri masa pinjaman. Namun, kini situasinya sudah berbalik.

Seperti dianalisis oleh La Gazzetta dello Sport, Bakayoko, dalam tiga pertandingan terakhirnya untuk AC Milan, menunjukkan peningkatan statistik. Ia memenangkan 26 duel (8 di antaranya di udara, dan ini sebuah rekor). Ia juga memegang rekor paling banyak mengamankan bola dalam tiga laga terakhir.

2 dari 3 halaman

Opsi Pembelian

Bakayoko tampaknya telah mengatasi rintangan awal yang sama dihadapi ketika bergabung dengan Chelsea musim lalu. Ia sudah mampu menunjukkan kualitasnya dan bisa dipanggil untuk membantu penampilan AC Milan.

AC Milan memiliki opsi pembelian permanen di akhir musim. Belum jelas harga yang diminta Chelsea, namun yang pasti, lebih besar dibanding ketika The Blues memboyongnya dari AS Monaco pada 2017 dengan harga 40 juta euro.

3 dari 3 halaman

Perkembangan

Bakayoko sebelumnya mengakui dirinya masih belum memberikan kontribusi maksimal kepada Rossoneri. Tetapi, ia berjanji akan memberikan kemampuan sesungguhnya jika sudah melewati proses adaptasi.

"Yang terbaik dari saya belum keluar, dan akan lebih baik dengan bermain lebih sering. Tetapi saya sudah melihat perkembangan," ujar Bakayoko dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia.