7 Caster Pria di Panggung E-Sports yang Jadi Gulali Para Wanita

Berikut ini 7 caster pria yang membuat hati wanita bertekuk lutut.

Diterbitkan 11 Oktober 2018, 15:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Toby Dawson (TobiWan)

Nama Toby Dawson tentu familiar bagi para pecinta E-Sports. Pengalaman Toby Dawson sudah dimulai sejak 2011. Soal prestasi, Toby Dawson dibilang mentereng. Ia terpilih sebagai komentator terbaik pilihan GosuGamer selama tiga tahun beruntun, yakni pada 2013, 2014 dan 2015.

Kini, Toby Dawson berstatus pekerja lepas untuk game Dota 2. Toby Dawson pernah tampil dalam film dokumenter, Free to Play yang rilis pada 2014.

Owen Davies (ODPixel)Owen Davies atau dikenal ODPixel adalah caster profesional untuk game Dota 2. Dia dikenal dengan gaya enerjik dan mampu mengajak penonton ikut dalam suasana pertandingan.

Bakat Davies sebagai caster terbentuk karena dirinya yang pernah bekerja sebagai penyiar di sebuah radio. Nama Davies mulai menjadi bahan perbincangan internasional ketika menjadi komentator dalam pertandingan Dota 2 yang berlangsung selama tiga jam. Davies sendiri sudah menjalin kasih dengan caster cantik, Jorien van der Heijden atau lebih dikenal Sheever.

Jeff Chau (SuiJeneris)

Jeff Chau adalah pemain untuk game Vainglory pada awalnya. Kerja keras mengantarkanya menjadi analis di puncak Vainglory Worlds 2017.

Bukan saja fokus di e-sports, Jeff Chau juga merupakan entrepreneur. Jeff Chau adalah founder dari Game Gether, aplikasi untuk gamers berbasis media sosial.

Pesona Chau semakin naik ketika berpartner dengan Carolyn Wang menjadi caster nomor Arena of Valor (AOV) pada Asian Games 2018 yang digelar di BritAma Arena, Jakarta.

William Cho (Chobra)

William Cho adalah host dan produser European Sports League (ESL). Memiliki wajah khas Asia, Cho ternyata tumbuh besar di Amerika Serikat. Ia aktif bermain Starcraft 2, Hearthstone, dan Dota 2. Selain sebagai gamer, Cho juga memiliki bakat beatbox dan bermain biola.

Cho dikenal sebagai caster serba bisa. Ia menjadi caster untuk game Starcraft II, Call of Duty, Counter Strike dan League of Legends. Daya tarik Cho tak hanya sampai di situ saja. Cho bahkan fasih dalam tiga bahasa, Inggris, Korea dan Jerman. (Reynaldo Imanuel)

Sumber : Liquipedia, Gamepedia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Nurfahmi BudiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan