Digerebek Petugas Pajak, Cristiano Ronaldo Merasa Diperlakukan Seperti Pembunuh

Penggerebekan dilakukan saat Cristiano Ronaldo tengah berlibur.

Diterbitkan 25 Mei 2018, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Madrid - Cristiano Ronaldo dibuat pusing dengan kasus pajak yang menimpanya. Dalam 1,5 tahun terakhir, bintang Real Madrid itu harus berjuang menghadapi tuntutan para petugas pajak di depan pengadilan.

Musim panas tahun lalu, Cristiano Ronaldo dibuat marah dengan penggerebekan yang dilakukan petugas pajak Spanyol (Hacienda). Penggerebekan itu dilakukan saat pemain Timnas Portugal tengah berlibur di Pulau Formentera, Spanyol.

Ronaldo saat itu menyewa yacht (kapal pesiar mewah) untuk berlibur bersama keluarga dan teman-temannya. Namun, saat tengah menikmati liburan, mereka dikejutkan dengan kedatangan para petugas pajak yang membawa kamera serta senjata lengkap.

Cristiano Ronaldo marah sekali dengan hal itu. Sebab, ia merasa tidak bersalah dalam kasus pajak tersebut. Ronaldo seperti diperlakukan layaknya pembunuh dengan penggerebekan tersebut.

Pembunuh

"Ada beberapa hal yang tidak adil, tapi saya bisa apa? Spanyol sudah merawat saya. Ada ribuan yacht di Formentera. Di yacht terkecil di sana, yacht Cristiano, polisi datang membawa kamera. Memangnya kami ini pembunuh apa?" keluh Ronaldo dalam wawancara dengan El Chiringuito.

"Kami saat itu tengah tidur siang dan terbangun karena mendengar polisi di lantai atas. Saya bilang kepada mereka: 'Apa yang terjadi di sini? Kenapa kalian bawa pistol dan kamera... Sialan, memangnya apa yang akan kalian lakukan?" imbuhnya.

Sumber: Bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Petisi Pemecatan Hong Myung-bo Menguat usai Korea Selatan Terancam Gugur di Piala Dunia 2026

Liputan6.com, Bogi Triyadi, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan