Dia sebenarnya diposisikan sebagai striker. Namun dia juga pandai menjadi playmaker, apalagi dia mengenakan nomor 8, nomor yang biasa dipakai seorang gelandang serang.
Selama 5 musim di Barcelona, duetnya bersama Romario sering membuat ngeri lawan. Dominasi mereka sulit dihentikan sejak keduanya tampil bersama di musim 1993/1994 dan awal 1994/1995.
Ada momen dimana penampilan Stoickov-Romario membuat lawan bergidik. Itu terjadi pada 2 November 1994 saat Barcelona membantai Manchester United (MU) 4-0.
"Kami benar-benar dibantai di sini. Pada akhirnya, ini menjadi pengalaman yang penuh arti bagi kami karena sadar kualitas kami masih di bawah mereka," ujar pelatih MU, Sir Alex Ferguson kala itu seperti dikutip Four Four Two.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2139303/original/065167300_1525357802-000_PG2BM.jpg)
Dalam pertandingan itu, Romario dan Stoichkov sama-sama mencetak gol. Sebulan setelah pertandingan itu, Stoickhov meraih gelar Ballon d'Or. Dia juga menjadi top scorer di Piala Dunia 1994 kala Bulgaria menembus semifinal.
"Kami tak bisa meredam kecepatan Stoickhov dan Romario. Mereka suka tiba-tiba muncul, itu pengalaman baru," kata Ferguson.
Sayang di balik kehebatan duet Romario dan Stoickhov, tersimpan egoisme yang besar. Keduanya tak bertahan lama di Barcelona karena bentrok dengan sang pelatih, Johan Cruyff. Stoichkov pun kerap dijuluki si susu basi atau Mala Leche kala itu karena perangainya yang kerap meledak.
Anti Real Madrid
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2139475/original/037990400_1525358202-000_DV1579733.jpg)
Kala bersitegang dengan Barcelona dan Cruyff, Stoichkov membuat kubu Real Madrid pasang radar. Mereka ingin memanfaatkan kekisruhan antara Stoickhov dengan Barcelona.
Namun Stoichkov bukanlah pengkhianat. Meski temperamental, dia bisa manfaatkan popularitasnya untuk meraih hati para cule, fans Barcelona. Seperti disebutkan sebelumnya, dia sudah terlalu cinta dengan Barcelona.
Ketertarikan Real Madrid pun langsung ditampiknya. Bahkan kebencian Stoickhov terhadap Real Madrid terkesan terlalu berlebihan. Debutnya di El Clasico diwarnai dengan aksi saat dia menginjak wasit sehingga dilarang tampil selama dua bulan.
Dia selalu mengobarkan bara-bara perang terhadap Real Madrid bahkan sampai sekarang. Saat melatih Timnas Bulgaria, dia sempat menendang bocah berusia 7 tahun gara-gara berkostum Real Madrid.
"Setiap laga melawan Real Madrid seperti hidup dan mati buat saya," ujar Stoichkov.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2139680/original/030312500_1525358707-stoickhov.jpg)
Kontroversi menjadi bagian dari hidup Stoichkov. Meski begitu, dia bisa mempersembahkan 5 trofi La Liga pada 1990/1991,1991/1992, 1992/1993,1993/1994 dan 1997/1998.
Dia meraih trofi Liga Champions pada 1992 dan Piala Super Spanyol sebanyak tiga kali pada 1992, 1994 dan 1996. Piala Super Spanyol juga mengisi lemari trofinya pada 1992 dan 1997.
Piala Raja dan Piala Winner juga berhasil dipersembahkannya pada 1996/1997 yang menjadi masa-masa akhirnya bersama Barcelona. Sempat hijrah semusim ke Parma pada 1995/96, tapi kecintaannya membuat dia selalu pulang ke Barcelona pada 1996/1997 dan 1997/1998.
Cerita di Barcelona merupakan cerita tersukses di kariernya. Setelah itu, dia tak bisa lagi berbuat banyak di sepak bola termasuk kala menjadi pelatih. Dia selalu gagal dan hanya masa-masa itu yang membuatnya dikenang. Dan yang pasti, Barcelona selalu ada di pikiran Stoichkov.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1182516/original/062098000_1458879875-Cruyff_07.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161016/original/073735200_1741845869-AP25071819977209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5174312/original/060668000_1742914645-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4226497/original/052600800_1668477580-000_32K99VB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/146/original/027423100_1766886277-16128480287441.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1308374/original/075005200_1470371676-barcelona.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5174312/original/060668000_1742914645-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4226497/original/052600800_1668477580-000_32K99VB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387663/original/000222800_1761092834-000_79K672U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546387/original/001051400_1775293908-united.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260089/original/037956100_1781553653-lamine-yamal-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258667/original/015531500_1781400113-Brazil_s_Raphinha__left__is_helped_up_by_Morocco_s_Ayoub_Amaimouni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4180925/original/063536800_1664927176-Liga_Champions_Inter_Milan_vs_Barcelona-AP__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8209021/original/090015600_1781068073-paus-leo-xiv-disambut-menara-manusia-raksasa-di-barcelona-d05bed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7972137/original/017498200_1780808817-inggris.jpg)