Sukses

5 Bintang yang Bakal Jadi Pemain Kunci di Semifinal Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta Bayern Munchen akan menghadapi Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis dini hari WIB, 26 April 2018 mendatang, di Allianz Arena. Ini adalah pertemuan ke-25 kalinya mereka di kompetisi Eropa.

Pertemuan Real Madrid dengan Bayern Munchen tidak akan pernah membosankan. Terakhir kali mereka bertemu dalam pertandingan Liga Champions musim 2016/17. Saat itu, Real Madrid mengalahkan Munchen di perempat final.

Real Madrid akan berusaha mencapai final untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sementara, Bayern Munchen ingin membalas kekalahan menyakitkan mereka tahun lalu.

Kedua tim memiliki banyak pemain bintang. Kehadiran mereka sangat berpengaruh untuk penampilan tim.

Diprediksi pemain ini akan menjadi sosok kunci di laga semifinal Liga Champions, yang mempertemukan Bayern Munchen dengan Real Madrid. Berikut lima pemain tersebut.

2 dari 6 halaman

Thomas Mueller

Pemain internasional Jerman ini, akan menjadi pemain kunci untuk Bayern Munchen. Mueller akan diandalkan membantu lini serang dari sisi kanan.

Penampilan Muller untuk skuat Jupp Heynckes sejauh ini sangat baik. Permainannya dengan Robert Lewandowski sangat luar biasa musim ini.

Dia telah mencetak 10 gol dan memberi 13 assist di Bundesliga dan Liga Champions musim ini. Pemain berusia 28 tahun itu akan menjadi kunci untuk membuka pertahanan Real Madrid.

Muller bukanlah pemain baru dalam berbagai pertandingan besar. Ia telah memainkan banyak pertandingan di Liga Champions dalam karirnya.

3 dari 6 halaman

Casemiro

Gelandang tengah Real Madrid adalah pahlawan tanpa tanda jasa untuk pelatih Zinedine Zidane. Dia mungkin tidak mencetak banyak gol atau menciptakannya, tetapi dia jelas merupakan pemain penting bagi Zidane.

Dalam tim yang penuh dengan pemain menyerang berbakat, kesabaran Casemiro dan kemampuan bertahan memegang kunci untuk menjauhkan lawan. Dia mampu mencegah lawan menyerang dan memungkinkan rekannya Marcelo dan Carvajal bermain lebih leluasa.

Dia rata-rata 4,7 tekel per pertandingan di Liga Champions musim ini. Namun, Bayern Munchen tidak memiliki kekurangan pemain berbakat lini tengah, dan Casemiro memiliki pekerjaan terbesar menjaga mereka tetap tenang.

4 dari 6 halaman

Joshua Kimmich

Bek kanan berusia 23 tahun itu telah menjadi bintang di sepak bola Jerman musim ini. Joshua Kimmich tampil fenomenal untuk Bayern Munchen sepanjang musim 2017/18.

Selain mampu mencetak gol, Kimmich juga bisa bertahan dengan brilian, dan menjadi sosok yang selalu hadir di jajaran Bayern Munchen dan Jerman. Dengan 4 gol dan 13 assist di musim ini, bek Jerman ini memiliki musim terbaik dalam kariernya.

Dengan 2.2 umpan kunci per pertandingan di Liga Champions musim ini, Kimmich memegang kunci permainan Bayern di area yang luas. Dia mendapat posisi menyerang yang baik dan dapat memberikan umpan silang yang baik juga.

Bek Real Madrid, Marcelo, harus berada dalam kondisi terbaiknya untuk menghentikan fullback muda ini.

5 dari 6 halaman

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick brilian ketika Real Madrid dan Munchen bertemu dalam pertandingan Liga Champions. Pemain asal Portugal ini mengakhiri pertandingan perempat final 2016/17 melawan Bayern dengan total 5 gol.

Ronaldo sekali lagi bisa menjadi pemain penting. Ronaldo telah mencetak 26 gol dalam 15 pertandingan kompetitif terakhirnya untuk Real Madrid.

Pertarungan antara Mats Hummels dan Ronaldo bisa sangat menarik. Ronaldo telah mendominasi dia di masa lalu dan kini bisa melakukannya lagi.

6 dari 6 halaman

Robert Lewandowski

Dia bisa dibilang striker terbaik di dunia. Dengan 38 gol musim ini, penampilan pemain internasional Polandia ini, sungguh menakjubkan.

Lewandowski telah mencetak 8 gol dalam 8 pertandingan kompetitif terakhirnya untuk Bayern Munchen.

Lewandowski adalah satu-satunya pemain dalam sejarah Liga Champions yang mencetak 6 gol melawan Real Madrid. Dia mencetak empat gol melawan Real saat bermain untuk Borussia Dortmund di semi final Liga Champions 2012/13 dan membantu timnya ke final.

Artikel Selanjutnya
Edin Dzeko Diyakini Bakal Jadi Ancaman buat Liverpool
Artikel Selanjutnya
Klopp Pilih Spageti, Pelatih AS Roma Hanya Tahu Burger