Sukses

Liga 1 Mendekat, Persebaya Malah Dipusingkan Stok Kiper yang Menipis

Liputan6.com, Surabaya - Jelang bergulirnya Liga 1 2018, Persebaya Surabaya malah dipusingkan dengan stok penjaga gawang mereka. Pasalnya, di turnamen pramusim, tim berjulukan Bajol Ijo ini kehabisan pemain di posisi ini.

Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera mengatakan timnya masih butuh satu penjaga gawang lagi. Hal ini lantaran cederanya dua kiper mereka: Dimas Galih dan Miswar Saputra.

Seperti diketahui, usai turnamen pramusim Piala Gubernur Kaltim 2018, dua kiper Bajol Ijo Dimas dan Miswar mengalami cedera. Kedua pemain ini juga dipastikan tak akan bisa mengikuti beberapa pertandingan pembuka di Liga 1 yang dimulai 23 Maret mendatang.

Hingga jadwal latihan Selasa (13/3/2018), kedua kiper tersebut masih belum terlihat dalam sesi latihan yang diberikan oleh Angel Alfredo Vera. Kondisi ini tentu saja membuat pelatih berdarah Argentina itu resah.

Sebab, kini Persebaya hanya memiliki Alfonsius Kelvan di bawah mistar gawang, ditambah kiper magang, Stefano Pieters.

"Kemungkinan kita akan ambil kiper lagi, karena Dimas dan Miswar masih dalam proses penyembuhan, dan Liga 1 mereka belum bisa tampil," ujar Vera, yang memasuki musim kedua bersama Persebaya.

1 dari 3 halaman

Berpengalaman

Mantan juru taktik Persipura ini mengatakan, karakter kiper yang dibutuhkan Persebaya adalah kiper yang sudah berpengalaman dan berusia muda. Bajol Ijo ingin mengantisipasi kejadian seperti apa yang dialami dua kiper mereka saat ini.

"Intinya tidak ambil dari tim internal. Kami cari yang profesional dan usianya masih muda. Saat ini pelatih kiper juga masih mencari nama-nama itu," ucapnya.

 

2 dari 3 halaman

Absen Sebulan

Sementara itu, dokter tim Persebaya, Adhimas Hapto Prakoso, menyebut kondisi Dimas dan Miswar sudah menunjukkan tanda-tanda baik. Namun ia mengatakan kedua pemain ini tak boleh menjalani latihan berat.

"Mereka memang sudah menunjukan tanda-tanda membaik. Hanya saja, saya belum menyarankan mereka untuk menjalani program latihan berat seperti pemain lain, karena terlalu beresiko bagi mereka," katanya.

Adhimas juga menambahkan, kedua kiper Green Force ini masih membutuhkan waktu selama satu bulan agar bisa sembuh total.

(Dimas Angga P)

Artikel Selanjutnya
Persaingan Posisi Sayap di Persebaya Memanas
Artikel Selanjutnya
Persebaya Menilai Piala Indonesia Memberatkan