Jika ditarik ke belakang, perjuangan Marquez untuk menjadi juara dunia MotoGP 2016 dan 2017 tak berjalan dengan mulus. Dia harus melewati berbagai rintangan dan drama sebelum akhirnya bisa mengalahkan pesaing-pesaingnya seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1767308/original/007580000_1510420077-18valencia17mgprepsol_gv7r4012.gallery_full_top_fullscreen.jpg)
Belajar dari Kesalahan
Salah satu perubahan yang paling mencolok dalam diri Marquez adalah kedewasaan diri. Meski memiliki darah muda, mantan pebalap KTM itu sekarang lebih tenang dalam menghadapi persaingan.Â
Pada MotoGP 2016, Marquez tak lagi ngotot mengejar kemenangan jika situasinya tak memungkinkan. Dia kadang memilih bermain aman agar tetap mendulang poin dan mengamankan jalur menuju gelar juara dunia 2016.
Begitu juga pada musim 2017. Meski sesekali kerap terpancing, namun pebalap yang menjuarai kelas 125cc (sekarang Moto3) 2010 itu tetap terlihat tenang.Â
Hal tersebut tak dilakukan Baby Alien pada MotoGP 2015. Saat itu dia terlalu sering mengambil risiko dalam setiap balapan, yang justru merugikan diri sendiri. Marquez kerap berakhir terjatuh dan gagal mendulang poin. Dia pun harus puas menyudahi musim 2015 di posisi ketiga, di belakang Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.
"Kami mengubah strategi pada musim ini karena kami memang sempat mengalami kesulitan pada awal-awal. Kali ini saya lebih tenang ketika membalap dan tak terlalu banyak mengambil risiko, bagi saya konsistensi jauh lebih penting," ujar Marquez dikutip dari Motorsport beberapa waktu lalu.
Dia memang dikenal sebagai pebalap yang mau belajar. Kegagalan tak membuat Marc Marquez terpuruk, justru menjadikannya pebalap yang lebih baik lagi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1746264/original/081712400_1508548802-Marc_Marquez__1_.jpg)
Pintar Memilih Strategi
Salah satu kunci di balik keberhasilan Marquez memenangi gelar juara dunia adalah kecermatan dalam memilih strategi. Buktinya adalah kemenangan Marc Marquez pada MotoGP Jerman pada 17 Juli 2016.
Pada MotoGP Jerman, Marquez ternyata menggunakan motor rusak pada fase kedua lomba. Tiga jam sebelum lomba, RC213V milik The Baby Alien rusak akibat crash saat pemanasan. Saat itu motor The Baby Alien terguling beberapa kali di gravel trap hingga hancur.
RC213V yang rusak parah kemudian masuk ke garasi Honda dan para mekanik langusng berupaya keras memperbaikinya. Marquez yang tak mengalami cedera usai terjatuh dari tunggangannya langsung berganti motor untuk menyelesaikan lap terakhirnya sekaligus mendapatkan feeling dengan kuda besi tersebut.
Kecerdikan strategi Marquez terjadi ketika balapan dimulai. Balapan MotoGP Jerman memakai format flag-to-flag karena kondisi trek yang basah akibat hujan. Artinya, pebalap bisa masuk pit untuk mengganti motor dan ban jika trek mulai mengering.
Marquez kemudian berjudi dengan memakai ban slick atau tipe kering saat trek masih basih akibat hujan saat balapan masih tersisa 13 lap lagi. Namun, strategi Marc Marquez terbukti berhasil dan dia mampu meraih kemenangan di MotoGP Jerman.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8048512/original/040765400_1780894974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-08T120236.131.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1510390/original/080276800_1487328154-Happy_Birthday_Marc_Marquez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1315827/original/063517600_1470995086-063483900_1469996288-Marc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1318982/original/033119800_1471328975-2000px-Moto_Gp_logo.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319749/original/069879800_1786279715-000_C4934WQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5287694/original/052353100_1752830665-000_39VE68W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5664845/original/027507600_1778338105-martin_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312317/original/094446100_1785487095-IMG-20260731-WA0041.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294743/original/083485200_1783861381-marc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493501/original/069228000_1770255302-Marc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566093/original/072320400_1777113359-000_A8VY6HA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294810/original/080984300_1783869300-marc.jpg)