Final Piala Presiden 2018: Bukti Superioritas Persija

Duel Persija dan Bali United dinilai sebagai final ideal Piala Presiden 2018.

Diterbitkan 16 Februari 2018, 13:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
witter-tweet" data-lang="en">

Berjumpa Bali United di Samarinda, Bek Arema Deg-degan https://t.co/ThVoObG9te

— Bolacom (@bolacomID) February 15, 2018

Namun, Persija terlihat tidak limbung. Justru sebaliknya, tim ibu kota justru bermain lebih bersemangat.

Persija sempat membuat penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta terdiam ketika tim asuhan Stefano Cugurra Teco mencetak dua gol: Luis Carlos (56') dan Jaimerson (67'). Hans Pieter Schaller mengakui saat posisi timnya hanya unggul 3-2 ia menggeber strategi pragmatis, bertahan total ala parkir bus.

"Di babak kedua permainan Persija terus menanjak. Dalam situasi seperti itu saya tidak bisa terus menginstruksikan pemainan terbuka. Bertahan, dengan menumpuk pemain berkarakter bertahan pilihan yang harus diambil agar lawan tidak bisa mengejar skor," ujar pelatih asal Austria.

"Pertandingan yang menarik dan menegangkan. Para pemain menunjukkan mental pantang menyerah. Sekalipun kami kalah skor, tapi kami memberi sinyal kepada Bali United kami tidak kalah secara permainan," papar Teco.

Langganan Menang Telak

Sekalipun mengalami kekalahan saat berjumpa Bali United di fase penyisihan, langkah Persija bisa dibilang lebih mulus dibanding kubu lawan.

Persija sejak babak penyisihan sering mengantongi kemenangan telak. Di penyisihan Grup D, Persija melumat PSPS 3-0 dan Borneo FC 2-0.

Selanjutnya memasuki periode knock-out performa Bambang Pamungkas dkk. terus menanjak. Pada babak perempat final Persija menggasak Mitra Kukar, tim paling superior di babak penyisihan, dengan skor 3-1.

Tim asuhan Stefano Cugurra alias Teco tanpa ampun menghancurkan PSMS Medan, tim yang menjungkalkan tim-tim elite macam Persib Bandung (2-0), PSM Makassar (2-1), dan Persebaya Surabaya lewat drama adu penalti dengan skor 4-3.

Saat Tim Ayam Kinantan berstatus sebagai tuan rumah pada leg pertama semifinal di Stadion Manahan, Solo, mereka dipermak 1-4. Sebaliknya, saat Persija bertindak sebagai tuan rumah di stadion yang sama Tim Macan Kemayoran menang 1-0.

Piala Presiden jadi ajang striker Persija asal Kroasia, Marko Simic, unjuk gigi. Hingga babak semifinal, ia telah mencetak sembilan gol. Ia mematahkan rekor gol Cristian Gonzales, yang menjadi top scorer Piala Presiden 2017 dengan sumbangsih sembilan gol.

Di sisi lain perjalanan, Bali United ke babak final cenderung biasa-biasa saja. Stefano Lilipaly dkk. jadi juara Grup D dengan rekor tiga kemenangan dengan skor identik 3-2. Mereka mengalahkan Borneo FC, PSPS Pekanbaru, dan Persija Jakarta.

Memasuki babak perempat final, adangan keras didapat Serdadu Tridatu. Mereka harus bersusah-payah mengalahkan tim bertabur bintang, Madura United, lewat drama adu penalti.

Bermain imbang 2-2, Bali United kemudian sukses membenamkan MU lewat adu tos-tosan degan skor 5-4.

Perjuangan berat juga dirasakan Bali United di babak semifinal. Berjumpa tim elite, Sriwijaya FC mereka hanya menang agregat 1-0. Pemain asing Bali United, Demerson, jadi pahlawan lewat gol tunggalnya.

Simak road to final Persija Jakarta dan Bali United secara mendetail di bawah ini:

Persija Jakarta

Road to Final Piala Presiden 2018 Persija Jakarta (Bola.com/Adreanus Titus)

Bali United

Road to Final Piala Presiden 2018 Bali United (Bola.com/Adreanus Titus)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Reza Deni Saputra, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan