Selain Legenda Inter Milan, Ini 5 Kolektor Hattrick Serie A

Giuseppe Meazza mencetak 17 hattrick bagi Inter Milan.

Diterbitkan 26 Januari 2018, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pengoleksi hattrick terbanyak kedua di Serie A setelah Meazza dan Nordahl juga berasal dari Swedia. Dia adalah Kurt Roland Hamrin. Pria kelahiran 19 November 1934 itu mencetak 12 hattrick selama merumput di Serie A.

Secara keseluruhan, Hamrin membukukan 190 gol di Serie A sepanjang kariernya. Ia berada di urutan kedelapan dalam daftar pencetak gol terbanyak di kasta paling tinggi sistem kompetisi sepak bola Italia itu.

Hamrin pernah bermain untuk lima klub Italia yang berbeda dalam kariernya, yakni Juventus, Padova, Fiorentina, AC Milan, dan Napoli. Fiorentina menjadi klub terlama yang dibelanya. Untuk La Viola pula, golnya paling banyak dipersembahkan (152 gol dalam 295 pertandingan).

Saat masih aktif sebagai pemain, Hamrin bermain sebagai winger. Ia merupakan pemain yang lincah, kreatif, dan berteknik tinggi. Ia dikenal dengan kemampuan dribel dan sangat berbahaya saat berada di depan gawang lawan.

Di level negara, Hamrin merupakan bagian dari skuat Timnas Swedia saat menembus final Piala Dunia 1958. Berkat semua capaiannya, ia dikenang sebagai salah satu pemain terbaik Swedia sepanjang masa.

Istvan Nyers (12)

Berikutnya berasal dari Hungaria, dengan koleksi hattrick sama dengan Hamrin, yakni 12 kali. Dia adalah Istvan Nyers. Dia juga memiliki nama khas Italia, yakni Stefano Nyers.

Mencapai puncak kariernya di rentang 1940-1950-an, Nyers lebih dikenal sebagai penyerang legenda Inter Milan. Ia membela I Nerazzuri selam enam musim (1948-1954). Selama masa itu, ia mencetak 133 gol dalam 182 penampilan.

Selain Inter Milan, Nyers juga pernah bermain untuk AS Roma (1954-1956). Kurun dua musim itu ia mencetak 20 gol dalam 54 pertandingan.

Untuk Timnas Hungaria, Nyers memang tidak berbuat banyak. Ia hanya dua kali membela negaranya sepanjang kariernya. Kendati demikian, ia tetap dinobatkan sebagai salah satu pesepak bola terbaik Hungaria sepanjang masa.

Silvio Piola (10)

https://cdn1-a.production.images.static6.com/NFXByE65hW7yxsm0pD1Eu7sGtHI=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1845836/original/025879400_1516930308-000_APP2001031524496.jpg

Pencetak gol terbanyak di Serie A sepanjang masa, Silvio Piola juga masuk dalam daftar ini. Legenda yang paling erat dengan Lazio itu pernah mencetak hattrick sebanyak 10 kali di Serie A.

Gol Piola di Serie A mencapai 274 yang diciptakannya dalam 537 penampilan. Dia membaginya untuk empat klub yang berbeda, yakni Pro Vercelli (51 gol), Lazio (143 gol), Juventus (10 gol), dan Novara (70 gol).

Sampai sekarang, belum ada yang mampu memecahkan rekornya, termasuk Francesco Totti, yang hingga pensiun musim lalu, hanya mampu mencapai 250 gol.

Tak cuma hebat di level klub, Piola juga sangat berjasa bagi Timnas Italia. Legenda yang berasal dari Kota Robbio Lomellina, Provinsi Pavia itu turut berandil membawa Gli Azzuri menjuarai Piala Dunia 1938, dengan dua gol yang ia cetak di laga final.

Secara keseluruhan, ia membukukan 30 gol dalam 34 caps. Tak heran bila namanya masuk dalam daftar pemain terbaik Italia sepanjang masa, bersama Giuseppe Meazza, Gianni Rivera, Luigi Riva, Paolo Maldini, dan Roberto Baggio.

Filippo Inzaghi (10)

Filippo Inzaghi. (AFP/Giuseppe Cacace)

Satu-satunya pemain di modern yang mampu mencetak hattrick mencapai 10 kali adalah Filippo Inzaghi. Rinciannya, satu kali bersama Atalanta, empat kali bersama Juventus, dan lima kali untuk AC Milan. Itu baru di Serie A, belum termasuk di Liga Champions di mana ia tiga kali mencatatkan hattrick.

Pada masanya, Inzaghi memang bukan tipikal penyerang dengan teknik dan skill tinggi. Namun, ia memiliki kemampuan menempatkan diri di posisi yang tepat. Ia juga memiliki penyelesaian akhir yang bagus. Ciri khasnya adalah ia sering terperangkap offside. Namun ketika lolos, ia selalu bisa memanfaatkan keadaan dengan baik untuk mencetak gol.

Sepanjang kariernya, Inzaghi mencetak 275 gol dalam 603 pertandinan di level klub. Semua gol itu diciptakannya bersama tujuh klub yang berbeda. Khusus di Serie A, ia membukukan 156 gol dalam 370 penampilan.

Selepas pensiun, Inzaghi kini berkarier sebagai pelatih. Saat ini ia tengah menangani klub Serie B, Venezia. Sebelum itu, ia juga sempat menjajal kursi panas kepelatihan AC Milan. Namun ia gagal total dan hanya bertahan selama satu musim (2014/2015). (Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Harley Ikhsan, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan