3 Strategi Jitu yang Membuat Persib Menang atas Sriwijaya FC

Persib menang tipis 1-0 atas Sriwijaya FC pada laga pembuka Piala Presiden 2018. Apa kunci kemenangan Maung Bandung?

Diterbitkan 17 Januari 2018, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Striker asing, Ezechiel N'Douassel dibiarkan bertarung sendirian. Ia dibantu pemain-pemain cepat macam Billy Keraf, Oh In-kyun, serta Puja Abdillah yang bermain taktis melakukan tusukan mengganggu pertahanan Sriwijaya FC. Jarang ada pemain Persib lama-lama menahan bola.

Mereka cenderung bermain direct play, mengarahkan bola secepat mungkin dari belakang ke depan untuk menciptakan peluang. Strategi ini membuat Sriwijaya FC sering kali kelabakan. Konsentrasi menyerang mereka kerap diganggu akselerasi pemain speed tinggi Maung Bandung.

Eka Ramdani sukses menjalankan peran sebagai playmaker Persib. Sepanjang laga mantan pemain Persela Lamongan banyak memasok bola-bola diagonal jarak jauh ke pertahanan Sriwijaya FC dari sektor tengah.

Pertahanan yang Kokoh

Sadar kubu lawan punya banyak pemain berkarakter ofensif kuat, Mario Gomez menggeber strategi bertahan yang jitu. Persib melakukan pressing ketat, mematikan permainan agresif Sriwijaya FC sejak dari lini kedua.

Duo jangkar Hariono dan Michael Essien sukses mematikan pergerakan Makan Konate, Adam Alis, dan Nur Iskandar yang jadi lokomotif lini serang Laskar Wong Kito.

— Bolacom (@bolacomID) January 16, 2018

Alberto Goncalves yang diplot sebagai target man dibiarkan tak leluasa.

Saat bomber asal Brasil itu memegang bola duo stopper, Bojan Malisic dan Achmad Jufriyanto, selalu cekatan menutup ruang. Beto yang kuat dengan bola-bola daerah dibuat mati kutu.

Sepanjang duel, Sriwijaya FC hanya tercatat delapan kali melayangkan tembakan tepat sasaran ke gawang lawan. Tak banyak peluang emas yang didapat skuat Rahmad Darmawan.

Unggul Kekompakan

Persib menampilkan jajaran line-up mayoritas pemain lawas. Hanya empat pemain baru, Puja Abdillah, Oh In-kyun, Bojan Malisic, serta Eka Ramdani, yang menjajal lapangan.

Bandingkan dengan Sriwijaya FC yang pada pertandingan pembukaan Piala Presiden 2018 menampilkan banyak wajah baru. Praktis hanya Teja Paku Alam dan Alberto Goncalves, pemain lama mereka yang tampil di jajaran tim inti. 

— Bolacom (@bolacomID) January 16, 2018

Terlihat kalau pemain-pemain Sriwijaya masih mencari bentuk permainan terbaik. Mereka terlihat belum kompak, memahami keinginan satu sama lain.

Duo stopper Bio Paulin dan  M N'diaye terlihat berulang kali hampir melakukan blunder karena salah koordinasi.

Hal itu tidak dialami Persib, koordinasi antarlini Maung Bandung terlihat amat solid. Penggawa Tim Pangeran Biru yang menjajal lapangan punya kesepahaman bermain yang sama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan