One Championship: Kisah Pertarungan Hidup Stefer Rahardian

Mimpi Stefer Rahardian jadi juara dunia One Championship.

Diterbitkan 07 Januari 2018, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Tak ada yang mau berlatih dengan saya. Mereka semua berpikir saya sudah berakhir," katanya.

Hingga kemudian keberuntungan menyapanya saat berjumpa Andrew Leone di tahun 2013. Petarung ONE Bantamweight World Championship masa depan ini mulai menunjukkan kemampuan Muay Thai dan Jiu-Jitsu-nya di Jakarta Muay Thai & MMA.

Kebangkitan Stefer

Terbukti, kepercayaan yang tinggi di antara keduanya menjadikan Rahardian kemudian mengikuti jejak temannya itu untuk masuk ke ring yang sama dan mendapatkan kesuksesan yang juga sama. Stefer Rahardian membuat debut profesionalnya di tahun 2015, mendapatkan kemenangan cepat, dan kemudian melompat ke ONE Championship yang telah ditunggu-tunggu.

Di bulan Agustus 2016, segera setelah bergabung, Rahardian mengalahkan sepasang lawannya dengan jurus rear-naked choke hanya dalam dua menit untuk memenangi ONE Flyweight Indonesian Tournament Championship.

Dia meneruskan kemenangannya di tahun- tahun selanjutnya, namun ia merebut kemenangan terbaiknya di bulan September 2017 di gelaran pendukung pemuncak dalam ONE: TOTAL VICTORY.

Stefer Rahardian secara cerdas membuat petarung Kamboja Sim Bunsrun terjatuh ke atas matras dan menghentikannya dengan pukulan-pukulan telak dari posisi di atasnya. Saat petarung Kamboja tersebut mencoba untuk menghindar dari pukulan-pukulan tersebut dan membalikkan keadaaan, Rahardian mengantisipasinya dengan gerakan rear-naked choke layaknya ular Cobra dan kemudian memaksa lawannya itu untuk menyerah dalam 67 detik.

Tak terkalahkan dan kini memiliki rekor professional hebat 7-0, Rahardian memiliki potensi untuk menjadi atlet bela diri terbaik dari Indonesia yang pernah hadir. "Saya hanya ingin terus berkembang dan terus maju," katanya.

Duel Lawan Petarung Pakistan

Kali ini, Stefer Rahardian siap untuk pertarungan selanjutnya melawan petarung Pakistan Muhammad "The Spider" Imran dalam laga pendukung ONE: KINGS OF COURAGE, yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center, Indonesia pada 20 Januari mendatang.

Dengan penampilannya yang impresif, Rahardian dapat membawa dirinya untuk menembus lapisan atas divisi kelas terbang ONE yang antara lain ditempati Geje “Gravity” Eustaquio, Danny Kingad, Kairat “The Kazakh” Akhmetov, Reece “Lightning” McLaren, dan ONE Flyweight World Champion Adriano “Mikinho” Moraes.

Melalui kesuksesan yang tengah didapatnya saat ini, Rahardian memiliki keyakinan bahwa suatu saat sabuk gelar juara ONE Flyweight World Championship akan terlingkar di pinggangnya.

"Saya adalah atlit bela diri yang selalu berharap dapat memberikan Anda hiburan terbaik dan pertunjukkan terbaik yang pernah ditonton di atas ring. Saya hanya ingin menikmati setiap momen yang ada dan sabuk itu akan menjadi milik saya suatu saat nanti," terangnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan